Mengenal Lebih Jauh Lanugo atau Rambut Halus pada Tubuh Bayi, Wajar atau Tidak?

Mengenal Lebih Jauh Lanugo atau Rambut Halus pada Tubuh Bayi, Wajar atau Tidak?

Bayi baru lahir umumnya mempunyai lanugo atau rambut-rambut lembut di badannya. Umumnya, lanugo menyelimutinya semua badan bayi, tidak cuma pada kepalanya saja. Apa pemicu rambut ini tumbuh dan normalkah terjadi pada bayi baru lahir? Silahkan ketahui serba-serbi lanugo pada bayi, Mam!

Pemahaman Lanugo

Lanugo ialah rambut yang tutupi badan pada beberapa bayi baru lahir. Rambut-rambut lembut dan tidak warna ini ialah rambut pertama kali yang tumbuh dari folikel kulit. Biasanya, tumbuh rambut di semua anggota badan terkecuali di bibir, telapak tangan, dan telapak kaki. Pertanyaannya, apa lanugo dalam tubuh bayi ini normal atau perlu ditiadakan? Tenang Mam, lanugo pada bayi baru lahir sebagai suatu hal yang paling normal.

Mencuplik Mayo Clinic, ini ialah proses alami pada bayi saat mereka masih ada dalam kandungan. Pada umumnya janin, lanugo tumbuh sekitaran bulan ke-4 atau ke-5 kehamilan. Bersamaan umur kehamilan makin tua, ini akan berangsur berhenti perkembangannya. Bayi prematur mempunyai kemungkinan lahir dengan rambut lembut yang lumayan banyak di badannya. Disamping itu, bulu-bulu lembut ini lebih kelihatan pada bayi yang lahir dengan kulit condong gelap.

Performa Lanugo pada Bayi

Seperti apakah kemunculan dari bulu-bulu lembut ini, ya? Lanugo pada bayi baru lahir kemungkinan seperti terlihat rambut warna putih atau hitam. Untuk beberapa kasus, bahkan juga tidak mempunyai warna benar-benar, Mam. Umumnya, ini akan tumbuh dan kelihatan di punggung, pundak, lengan, dahi, dan pipi bayi.

Rambut kemungkinan tumbuh dengan 'jarang' dan tidak sama-sama 'mengumpul'. Mayoritas, rambut ini bisa badan dengan tutupi beberapa tempat kulit. Jarang-jarang diketemukan lanugo pada bayi tumbuh di bibir, telapak tangan, telapak kaki, alat kelamin, dan kuku. Teksturnya yang paling lembut membuat kita berasa ingin selalu mengelusnya, kan?

Peranan Penting Lanugo

Adapun ini muncul karena proses alami pada perubahan janin. Lepas itu, apa peranan dari perkembangan lanugo pada bayi? Berikut beragam peranan dari kedatangan rambut lembut ini:

1. Membuat perlindungan Kulit Bayi

Merilis study yang diedarkan dalam National Center for Biotechnology and Information, salah satunya peranan lanugo salah satunya ialah membuat perlindungan kulit bayi dari cairan ketuban saat masih ada dalam kandungan. Adapun perkembangan rambut lembut ini akan menyusut dekati umur kehamilan makin tua. Rambut lembut ini saat lahir akan seperti terlihat kulit yang kerutan dan terkelupas.

2. Jaga Kehangatan Bayi

Lanugo menolong vernix caseosa melekat di kulit bayi. Vernix caseosa ialah zat seperti 'lilin putih berminyak' yang tutupi kulit bayi saat ada dalam kandungan supaya masih tetap hangat dan lembap. Zat ini pulalah yang menolong bayi lebih gampang melalui serviks dan jalan lahir sepanjang persalinan. Maka tidak perlu cemas kembali karena kehadiran rambut lembut pada bayi ini ya, Mam.

3. Menggairahkan Perkembangan

Dipercayai, peranan lain dari lanugo pada bayi untuk mengatur hormon pada tubuh. Ini berperanan untuk melepaskan hormon dan kurangi resiko bayi dari depresi. Secara tidak langsung, ini menggairahkan perkembangan mereka dalam kandungan, lho.

Perawatan Lanugo pada Bayi

Mam kemungkinan bertanya, apa rambut lembut ini perlu ditiadakan? Tidak perlu, Mam. Berikut sejumlah hal yang penting dilaksanakan:

1. Diamkan Rontok Alami

Lanugo pada bayi baru lahir tidak memerlukan perawatan dan tak perlu ditiadakan. Ini walau menurut Mam lanugo di badan Sang Kecil kebanyakan. Mam tak perlu cemas, rambut-rambut lembut ini akan lenyap atau rontok sendirinya. Umumnya, akan lenyap dalam sekian hari atau minggu awal sesudah lahir.

2. Memijat Bayi

Memijat kulit bayi secara halus sesudah lahir dapat menolong melepas lanugo. Walau langkah ini cukup efisien, tidak berarti tidak ada resiko yang diakibatkan. Masalahnya kulit bayi masih halus termasuk cukuplah peka dan rawan iritasi.

Hingga bila Mam secara tidak menyengaja menggosoknya terlampau keras atau kerap, bisa mengakibatkan munculnya merasa sakit, kemerahan, atau kering. Oleh karena itu, benar-benar dianjurkan untuk biarkan lanugo rontok sendirinya.

2. Diskusi Klinis

Menanti lanugo rontok dengan alami ialah opsi khusus yang penting Mam kerjakan. Namun, bila buah kesayangan menderita Congenital Adrenal Hyperplasia (CAH) akan membutuhkan diskusi klinis lebih dulu. Ini sebagai keadaan di mana produksi hormon mempengaruhi perubahan dan perkembangan anak.

Bayi yang alami perkembangan bulu-bulu terlalu berlebih karena CAH wajib melakukan perawatan hormon. Menurut Magis Foundation for Children's Growth, anak dengan CAH umumnya tumbuh semakin tinggi dibandingkan anak-anak seusianya.

Tetapi, perkembangan itu akan stop secara cepat. Hal ini kelihatan dari tinggi tubuhnya tetap pendek sampai dewasa.

Bahaya Lanugo Bila Tidak Lenyap

Lanugo pada bayi baru lahir ialah hal yang biasa. Tetapi, jika ini tidak lenyap dalam beberapa waktu sesudah lahir, perlu dicemaskan, Mam. Perubahan lanugo menjadi pertanda dari beberapa keadaan klinis, terhitung:

1. Kekurangan Gizi

Lanugo bisa memperlihatkan pertanda jika Sang Kecil kekurangan gizi atau nutrisi jelek. Biasanya, disebabkan karena masalah makan seperti anoreksia atau keadaan yang lain mengakibatkan pengurangan berat tubuh yang kronis. Hal ini memacu seorang anak tidak mempunyai cukup lemak pada badannya. Teror untuk kesehatan yaitu badan akan rawan pada temperatur dingin dan beragam penyakit serius.

2. Abnormalitas Sangat jarang

Hipertrikosis lanuginosa ialah abnormalitas genetik sangat jarang yang mengakibatkan perkembangan lanugo atau rambut lembut yang terlalu berlebih. Pada beberapa kasus, seorang bayi bisa dilahirkan dengan keadaan semacam ini. Masalah sangat jarang ini disebutkan "manusia serigala" atau "sindrom manusia serigala". Perubahan ini kadang dipacu oleh keadaan kesehatan, masalah makan, atau efek beberapa obat tertentu.

3. Penyakit Akut

Genetic and Rare Disease Information Center memperlihatkan jika lanugo pada bayi yang tidak lenyap ialah pertanda penyakit akut. Ini terhitung kanker, masalah endokrin, atau masalah metabolisme. Bila lanugo belum lenyap sesudah bayi berumur enam bulan, cepatlah konsultasi sama dokter.

Pantau bila lanugo berbeda warna jadi lebih gelap dibanding saat bayi baru dilahirkan. Bagaimana, apa saat ini lebih memahami berkenaan serba-serbi lanugo? Maka pada umumnya bayi, lanugo sangat normal dan tak perlu ditiadakan.

Namun, pada kasus tertentu, bayi memerlukan kontribusi klinis untuk hilangkan lanugo. Lanugo ialah rambut lembut yang tumbuh di badan janin saat dalam kandungan. Lanugo biasanya akan luruh mendekati kelahiran, tapi ada juga yang masih tetap bertahan sesudah bayi lahir. Bagaimana dapat begitu? Baca penuturannya di sini.

Lanugo umumnya mulai berkembang saat janin masuk umur 4 atau lima bulan. Pada umumnya, kehadiran rambut lembut itu berperan untuk menjaga zat lilin supaya melekat di kulit janin. Zat itu berperanan sebagai perlindungan badan janin pada air ketuban.

Disamping itu, lanugo berperan untuk mengeset suhu badan janin yang belum mempunyai jaringan lemak. Rambut lembut itu umumnya akan rontok sendirinya saat janin telah masuk umur 7-8 bulan. Tetapi, lanugo kadang bisa bertahan sampai beberapa minggu sesudah bayi dilahirkan dan biasanya dirasakan oleh bayi prematur.

Apa Lanugo pada Bayi Dapat Sembuh?

Pada intinya, timbulnya rambut lembut pada bayi bukan keadaan klinis yang penting dicemaskan dan tidak memerlukan perawatan klinis secara eksklusif. Ini karena lanugo umumnya akan rontok sendirinya saat janin berumur 7-8 bulan.

Tetapi, ada saatnya lanugo bisa bertahan sampai sekian hari sesudah persalinan dan biasanya dirasakan oleh bayi prematur. Maka dari itu, tidak boleh menggosok kulit Sang Kecil untuk hilangkan lanugo yang tumbuh, ya Bun.

Bila Bunda menggosoknya, kulit Sang kecil malah bus jadi merah, kering, dan iritasi . Maka, diamkan rambut lembut di badan Sang Kecil luruh sendirinya seiring waktu berjalan. Jika lanugo tidak juga rontok atau bahkan juga terus tumbuh di semua badan, Anda dapat berkosultasi sama dokter. Pada beberapa keadaan yang langka, ini menjadi tanda anak alami hipertrikosis atau sindrom manusia serigala.

Apa Lanugo Bisa Terjadi pada Orang Dewasa?

Tidak cuma pada janin dan bayi, orang dewasa bisa juga alami perkembangan lanugo berlebihan. Abnormalitas genetik diperhitungkan mempunyai peranan besar pada keadaan ini. Selainnya genetik, faktor-faktor resiko tertentu ikut memberikan dukungan perkembangan lanugo ke orang dewasa dan umum dipacu oleh penyakit kanker atau masalah makan, seperti anoreksia nervosa.

Anoreksia nervosa yang kronis dapat membuat pasiennya bertubuh yang paling kurus dan tersedianya lemak badan yang rendah. Perihal ini pula yang membuat badan menghasilkan bulu-bulu lembut atau lanugo buat membuat perlindungan kulit dan jaga badan supaya masih tetap hangat.

Tidak cuma dipacu oleh masalah makan, beberapa penyakit dapat mengakibatkan timbulnya lanugo ke orang dewasa, seperti hipertiroidisme, HIV/AIDS, dan akromegali. Disamping itu, keadaan lain yang diperhitungkan bisa memacu tumbuhnya lanugo, seperti produksi hormon berlebihan pada jaringan kanker dan efek beberapa obat tertentu, seperti ciclosporin, phenytoin, interferon, spironolactone, dan kortikosteroid.

Lanugo ke orang dewasa biasanya dapat ditangani sesuai factor resiko yang memicunya. Beberapa wujud pengatasan yang bisa dilaksanakan dokter mencakup:

  • Cream eflornithine
  • Sistem waxing
  • Therapy laser dermatologi

Lanugo, baik pada bayi baru lahir atau orang dewasa bukanlah hal yang penting dicemaskan karena akan lenyap sendirinya. Tetapi, jika rambut lembut tumbuh makin bertambah atau diserta tanda-tanda lain, ini menjadi tanda-tanda dari keadaan klinis tertentu hingga Anda dianjurkan untuk konsultasi sama dokter.

Bila Mama memperhatikan bayi baru lahir, Mama akan menyaksikan di sebagian besar badannya ditutupi bulu-bulu lembut. Menggemaskan, ya! Eit! Jika banyaknya terlalu berlebih itu bukan menggemaskan ya, Ma. Mama perlu siaga bila ini terjadi.

Istilah klinis untuk bulu-bulu lembut ini ialah lanugo. Ingin tahu bagaimana bayi-bayi dapat mempunyai rambut ini, apa lanugo dapat lenyap, dan apa pertanda bulu-bulu ini menjadi pertanda permasalahan.

Apa Itu Lanugo?

Istilah lanugo datang dari kata Latin "lana" yang memiliki arti wol. Sebagian besar bayi baru lahir mempunyai lanugo. Bulu-bulu lembut ini berkembang dalam kandungan dan sebagai rambut pertama kali yang tumbuh dari folikel rambut bayi. Menurut Specialist Penyakit Dalam Elaine K. Luo, MD pada situs Verywellfamily, lanugo tumbuh semenjak janin berumur 5 bulan atau mulai umur janin 15 minggu menurut WebMD.

Lanugo ada di pucuk perkembangannya di umur janin 28 minggu, dan kemudian akan perlahan-lahan rontok di antara menjelang persalinan sampai beberapa minggu sesudah kelahirannya atau dapat semakin lama bila bayi lahir prematur.

Peranan Lanugo

Sama dengan organ dan anggota badan yang lain, kehadiran lanugo tentu mempunyai peranan untuk badan bayi. Berikut beberapa peranan penting laguno menurut beberapa periset:

1. Membuat perlindungan kulit

Sepanjang kehamilan, bayi dikitari oleh cairan di kantung ketuban. Paparan cairan ketuban yang stabil mempengaruhi temperatur kulit dan badan. Dalam kandungan ada zat bersubstansi lemak warna putih namanya vernix caseosa yang membalut janin di trimester akhir. Vernix ini membuat perlindungan kulit atau menghadanginya dari air ketuban, dan lanugo melekat pada vernix untuk menolongnya masih tetap melekat di kulitnya.

Saat bayi makin dekat sama tanggal kelahirannya (40 minggu), bayi akan mempunyai semakin sedikit lanugo. Ini automatis akan kurangi kerja vernix dan pelindungannya pada cairan ketuban juga menyusut. Tersebut kenapa bayi yang lahir melalui waktunya condong mempunyai kulit yang kerutan dan terkelupas, dampak dari kulit yang ‘tergenang' air ketuban.

2. Mengeset suhu bayi

Perkembangan lanugo dan susunan lemak vernix dipercaya bisa menolong mengeset suhu, meredam panas, dan jaga bayi masih tetap hangat dalam kandungan.

3. Menggairahkan perkembangan dan perubahan

Beberapa riset sudah memperlihatkan jika gerakan lanugo di kulit bayi mainkan peranan dalam pelepasan hormon yang kurangi depresi dan menggairahkan perkembangan mereka dalam kandungan.

Beberapa ciri Lanugo

Beberapa ciri lanugo pada bayi dapat berbeda. Ada yang seperti terlihat rambut putih atau hitam, tetapi sering tidak berpigmen atau mungkin tidak warna. Lembarannya benar-benar tipis, lembut, dan halus, dan panjang.

Mama akan kerap menyaksikannya pada bagian punggung, pundak, lengan, dahi, pipi, dan dimanapun di badan bayi terkecuali beberapa bagian yang tidak mempunyai folikel rambut seperti bibir, telapak tangan, telapak kaki, segi jemari tangan dan kaki, alat kelamin, dan kuku.

Kemudian, lanugo akan berjatuhan dan diganti dengan vellus, bulu-bulu lembut pada anak dan orang dewasa. Vellus serupa dengan lanugo, tapi lebih tipis dan tidak demikian kelihatan. Rambut ini akan tutupi badan bayi selama hidup kanak-kanak. Rambut lanugo dan vellus berbeda dengan rambut di kepala atau rambut yang berkembang selama saat pubertas.

Macam Performa Lanugo

Penampilan lanugo pada setiap anak berbeda. Factor pembandingnya dapat bergantung pada lama waktunya kehamilan atau genetika keluarga. Berikut keterangan selengkapnya:

1. Umur

Bayi prematur. Seperti telah diterangkan di atas, lanugo rontok menjelang hari kelahiran bayi. maka bila bayi lahir lebih cepat (saat sebelum 37 minggu), dia akan lahir dengan semakin banyak lanugo dan itu yang membuat semakin lama rontok.

Bayi cukup bulan. Bayi cukup bulan terlahir di minggu ke 37 sampai 42 minggu. Lanugo yang mereka punyai cuma sekitaran 30% saja. Bayi lahir melalui bulan(overdue atau post-term). Kemungkinan besar bayi lahir tanpa lanugo.

2. Factor genetik

Background keluarga berkulit jelas, hingga lanugo tidak mempunyai warna. Background keluarga berkulit gelap, hingga lanugo condong warna lebih gelap.

3. Penyembuhan

Tak perlu lakukan suatu hal yang spesial untuk menjaga lanugo pada bayi prematur atau bayi baru lahir. Turuti saja beberapa panduan berikut untuk menolong Mama menjaga kulit bayi dari lanugo:

  • Sabar. Lanugo akan lenyap sendirinya. Mandikan dan rawat kulit bayi seperti umumnya.
  • Tidak boleh kerjakan tindakan apa saja untuk hilangkan lanugo dengan paksakan,seperti wax atau cukur. Beberapa produk ini tidak aman untuk bayi dan bisa mencelakakan mereka.
  • Pijat halus. Pijat kulit dengan benar-benar halus memakai minyak khusus kulit bayi seperti baby oil supaya tidaklah sampai membuat iritasi kulit atau mata bayi. Jauhi perawatan ekstrim untuk menahan kerusakan kulit bayi.
  • Berbicaralah sama dokter bila Mama masih berasa cemas dengan kehadiran lanugo itu.

Pertanyaan Umum Mengenai Lanugo

Berikut jawaban untuk pertanyaan umum mengenai lanugo pada bayi prematur dan bayi baru lahir:

1. Apa bayi makan lanugonya?

Lanugo yang rontok jatuh ke cairan ketuban. Bayi memang minum cairan itu bersama dengan apa saja yang mengambang didalamnya . Maka secara tehnis, ya, bayi makan lanugo mereka, yang selanjutnya akan diolah jadi kotoran pertama mereka (meconium).

2. Apa lanugo dapat tumbuh kembali?

Tidak, lanugo tidak tumbuh kembali. Tetapi Mama perlu memperhatikan ini: Perubahan lanugo sesudah masa bayi baru lahir menjadi pertanda keadaan klinis sang Bayi. Salah satunya: 

  • Malnutrisi Ekstrim. Lanugo bisa memberikan indikasi nutrisi jelek —biasanya sampai di titik kelaparan. Kondisi ini kemungkinan disebabkan karena masalah makan seperti anoreksia atau keadaan yang lain mengakibatkan pengurangan berat tubuh yang kronis. Lanugo berkembang saat seorang tidak mempunyai cukup lemak badan untuk mengawasinya masih tetap hangat. Susunan rambut yang halus dan lembut membuat perlindungan dan menutup badan. Sesudah status nutrisi bayi lebih baik, lanugo harus lenyap.
  • Permasalahan kesehatan. Riset sudah memperlihatkan jika, walau jarang-jarang, lanugo menjadi pertanda keadaan kesehatan tertentu, terhitung kanker, masalah endokrin, atau masalah metabolisme.
  • Hipertrikosis Lanuginosa. Abnormalitas genetik sangat jarang ini mengakibatkan perkembangan rambut lanugo yang terlalu berlebih. Masalah sangat jarang ini disebutkan Wolfman atau Werewolf Syndrome. Masalah ini terkadang disebabkan karena keadaan kesehatan, masalah makan, atau efek dari obat.

Yang penting Mama ketahui ialah lanugo sebagai sisi alami dari perubahan janin. Apabila lanugo bayi bertahan lebih dari beberapa waktu atau bila lanugo tumbuh di umur anak yang lebih tua, remaja, atau dewasa, selekasnya kontrol ke dokter anak. Nach, tersebut informasi-informasi berkenaan bulu-bulu lembut di kulit bayi. Mudah-mudahan info ini berguna.

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama