Sinopsis dan Review Pemain Till We Meet Again, Film Fantasi Taiwan dengan Sentuhan Komedi Romantis

Sinopsis dan Review Pemain Till We Meet Again, Film Fantasi Taiwan dengan Sentuhan Komedi Romantis

Sutradara You Are the Apple of My Eye, Giddens Ko, kembali dengan film anyarnya, Till We Meet Again. Walau telah di-launching di bioskop Indonesia awalnya 2022 lalu, film ini bisa dilihat, lho. Till We Meet Again ialah film Taiwan terkini yang dikukuhkan sebagai film terlaku di Taiwan tahun 2021.

Bahkan juga, film ini terima 11 nominasi di Golden Horse Awards ke-58, terhitung untuk kelompok Cerita Terbaik dan Sinematografi Terbaik. Tiga penghargaan dari 11 nominasi itu sukses mereka peroleh, terhitung Tata Dandan dan Design Baju Terbaik dan Suara Terbaik.

Till We Meet Again mengangkat jenis sinetron romantis dengan background fantasi. Dengan menambah bumbu-bumbu humor, membuat film ini sukses menarik beberapa pencinta film Taiwan. Plotnya juga enteng dan tidak menjemukan, ditambah dengan beberapa episode tindakan yang sudah dilakukan dengan dampak CGI.

Karena dampak visual dampak menakjubkan, mengantar Till We Meet Again dikukuhkan sebagai Visual Dampak Terbaik dalam penghargaan Golden Horse Awards ke-58. Jadi ingin tahu dengan narasi film Till We Meet Again? Lihat skenarionya berikut, yok!

Skenario Till We Meet Again

Narasi film Till We Meet Again terpusat pada watak Shi Xiao Lun yang kehilangan daya ingatnya sesudah ia wafat karena disikat petir. Dia selanjutnya masuk ke dunia limbo, daerah saat sebelum masuk alam baka dan alami reinkarnasi. Di dunia itu, dia berjumpa Pinky, seorang gadis yang mati muda.

Karena sama ingin bereinkarnasi, ke-2 nya ikhlas jadi dewa dan dewi cinta yang menjadikan satu hati beberapa orang. Tetapi, di tengah-tengah perjalanan Shi berjumpa dengan pacarnya di dunia, Xiao Mi. Tatap muka itu membuat Shi ingat semuanya yang terjadi kepadanya. Untuk kegembiraannya, Shi dan Pinky usaha menjadikan satu hati Xiao dengan beberapa pria.

Tetapi, ini rupanya tidak gampang karena Xiao masih menyukai Shi. Cerita pertalian cinta aneh ini sukses dihidupkan oleh Kai Ko yang memainkan Shi Xiao Lun yang lucu, tetapi juga menyukai Xiao Mi. Ada pula Pinky yang kerap berlagak aneh karena masih terbilang muda dan berjiwa bebas.

Watak ini dengan bagus dimainkan oleh Gingle Wang. Film ini banyak bercerita mengenai kehidupan sesudah kematian. Pemirsa akan belajar mengenai kepercayaan yang diyakini beberapa penganut Budha, dimulai dari karma baik, karma jelek, sampai masalah reinkarnasi.

Pengikut Budha mempunyai kepercayaan jika sesudah kematian, mereka akan bereinkarnasi sama sesuai karma yang didapatkan sepanjang jalani hidup di dunia. Dinamika cinta di antara watak Shi Xiao Lun dan Xiao Mi juga memikat buat dibaca. Diakhir film, jalinan mereka bawa pesan manis mengenai cinta sejati dan resiko yang ikutinya.

Profile Pemain Till We Meet Again

Till We Meet Again ialah film ke-3 yang menghadapkan Kai Ko dengan sutradara Giddens Ko. Awalnya, kerjasama kerja sama mereka ada melalui film You Are The Apple Of My Eyes dan A Choo. Selainnya Kai Ko, masih tetap ada beberapa artis dan artis yang lain sukses hidupkan semua watak dalam film Till We Meet Again, yaitu:

1. Gingle Wang Ching

Gingle sebagai artis dan penulis Taiwan yang lahir di 7 Februari 1998. Peranan pertama kalinya ia peroleh sesudah mendapatkan penawaran dari sutradara Lien Yi-chi untuk film All Because of Love. Nama Gingle Wang mulai dikenali melalui peranannya dalam film seram psikis John Hsu Detention pada 2019 kemarin. Film itu mengantarkannya pada nominasi Artis Aktor Khusus Terbaik di Golden Horse Awards ke-56.

2. Vivian Sung Yun-hua

Artis Taiwan yang ini mulai dikenali melalui film dengan judul Café. Waiting. Love di tahun 2014 dan Our Times pada 2015. Vivian Sung Yun-hua tampil dalam seri tv dengan judul Lost Romance di tahun 2020. Kekuatan akting artis kelahiran 21 Oktober 1992 ini tidak perlu disangsikan kembali, Mam! Melalui peranannya sebagai Lin Zhen-Xin di film Our Times, Vivian Sung Yun-hua sukses dikukuhkan sebagai Artis Terbaik di Golden Horse Awards ke-52.

3. Kai Ko Chen-tung

Kai Ko Chen-tung ialah artis, vokalis, sekalian sutradara film Taiwan. Ia memperoleh penghargaan pertama kalinya sebagai Artis Pendatang Baru Terbaik di Golden Horse Awards ke-48. Nama Kai Ko makin dikenali sesudah ia terima Penghargaan Media Film Tiongkok keduabelas melalui peranannya dalam You Are the Apple of My Eye, film yang sebagai kiprahnya di dunia layar-lebar.

4. Umin Boya

Juga dikenal sebagai Ma Chih-hsiang, Umin Boya sebagai seorang penulis, artis, dan sutradara film bisbol riwayat Kano. Boya mengawali kariernya sebagai artis melalui film pertama kalinya yang dengan judul Angels of Vengeance garapan sutradara Sung Pe Liu pada 1993 kemarin. Di tahun 2000, ia memperoleh peranan pertama kalinya dalam seri TV Wang Shaudi dengan judul Big Hospital, Little Doctor.

Sesudah 2 tahun selanjutnya, Boya kembali ada melalui film Somewhere Over the Dreamland kreasi Wen-tang Cheng. Namanya juga makin dikenali semenjak menjadi bintang film kreasi Wei Te-sheng dengan judul Seediq Bale pada 2011 kemarin.

5. Marcus Chang

Chang mengawali kiprah aktingnya melalui film Café. Waiting. Love pada 2014 kemarin. Film tersebut yang mempertemukan dengan Vivian Sung Yun-hua. Artis, vokalis, sekalian penulis lagu Taiwan ini mulai dikenali melalui peranan intinya dalam beberapa seri tv, seperti Back to 1989, Behind Your Smile, Between, dan Lost Romance.

Chang habiskan mayoritas periode remajanya di Selandia Baru dengan keluarganya. Dia mulai mempertajam talenta aktingnya di perguruan tinggi, di mana ia terdaftar sebagai alumnus Kampus Auckland jalur Seni Atraksi dan Tehnik Audio. Sesudah lulus, Chang kembali lagi ke Taiwan pada 2006 untuk memburu mimpinya sebagai vokalis.

Satu tahun semenjak kepindahnya, Chang ikuti persaingan menyanyi di tv Taiwan bertema One Million Star. Till We Meet Again sebagai film berjenis romantis fantasi asal Negara Taiwan. Film yang diadaptasi dari novel ‘God of Love' ini dapat Anda tonton di FILMCINEMA21 dengan subtitle bahasa Indonesia. Untuk Anda yang ingin tahu dengan ceritanya, berikut skenario dan pembahasan film Till We Meet Again.

Film ini bermula dari narasi seorang lelaki namanya Ah-lun yang wafat tersambar petir. Saat di akhirat ia harus bereinkarnasi sebagai dewa cinta di bumi. Ah-lun mempunyai rekanan seorang wanita namanya Pinky yang sama bekerja mengikat sepasang manusia dengan tali merah. Simak juga kalori krupuk yang penting kenali.

Background wafat ke-2 nya memang berlainan. Ah-lun benar-benar ingin tahu dengan cerita saat hidupnya karena alami lenyap ingat saat wafat. Dan Pinky mempunyai sakit hati dengan si bekas pacar karena jadi pemicu dianya wafat.

Perselisihan berawal saat Ah-lun berjumpa si pacar Xiao Mi yang hendak ia lamar saat sebelum wafat. Keseriusannya dites saat ia telah mengenang waktu lalu dan harus menemukan pasangan untuk Xiao Mi. Dan di lain sisi Pinky mulai menyimpan hati pada Ah-lun.

Bagaimana dinamika cerita cinta ke-3 nya? Berhasilkah Ah-lun menuntaskan visi sebagai dewa cinta?Bagaimana nasib pertalian cinta Xiao Mi dan Pinky pada Ah-lun?

Ulasan Till We Meet Again

Bila di perhatikan dari jalan ceritanya, film Till We Meet Again mempunyai jalur mundur-maju. Meskipun berjenis fantasi, tetapi elemen humor, romantis, dan segi horornya masih tetap dapat rasakan oleh pemirsa. Perihal ini pula yang mengakibatkan film ini di sukai dan tidak menjemukan.

Saat melihat film ini, emosi Anda terasanya di aduk-aduk dengan komplet. Episode yang lucu akan membuat Anda ketawa, episode dengan sentuhan seram akan membuat Anda menegang. episode yang menganyutkan akan membuat Anda terharu dan menangis sesenggukan. Baca juga FILMCINEMA21 yang membuat hari hebat.

Ke-3 pemain sentra dalam film ini memberi akting yang menarik. Kesuksesan Till We Meet Again demikian terlihat saat masuk ke 11 nominasi pada suatu gelaran penghargaan. Film ini benar-benar pas untuk isi waktu luang dan santai dengan keluarga.

Itulah skenario dan beberapa pemain film Till We Meet Again yang pantas untuk dicicipi dengan keluarga. Selamat melihat film ini di Disney+ Hotstar, Mam!

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama