Quarter Life Crisis: Ketika Tumbuh Dewasa Tidak Seindah yang Dibayangkan

Quarter Life Crisis: Ketika Tumbuh Dewasa Tidak Seindah yang Dibayangkan

Quarter-life crisis kerap jadi bahan perbincangan publik khususnya di sosial media. Kritis ini dipacu oleh tertimpangan di antara tuntutan perubahan periode dewasa menjadi berdikari baik secara psikis, keuangan, atau profesi dengan kekuatan yang dipunyai pribadi untuk menanganinya. Untuk beberapa orang, quarter-life crisis jadi kejadian yang riil dan penuh rintangan. Mereka yang alami ini kemungkinan berasa kehilangan suatu hal.sebuah hal. Mereka akan bertanya apa arah hidupnya dan apa mereka ada di jalan yang betul.

Sering kita dengar standard kaku yang perlu diraih pada umur-usia tertentu. Ini seringkali menambahkan beban kekhawatiran pada beberapa orang saat bergerak dewasa. Takut belum capai standard di umur yang bagus, takut tidak penuhi harapan orangtua, takut belum jadi orang bermanfaat, takut belum berpendapatan, dan ada banyak kembali ketakutan yang menunggu di gerbang kedewasaan.

Rupanya, ini benar-benar lumrah terjadi, lho. Nyaris semuanya orang alami babak quarter life crisis atau kritis seperempat kehidupan, minimum sekali dalam kehidupannya. Babak yang mengikutsertakan rasa cemas akan masa datang ini dapat dilalui dengan baik saja, jika kita tidak mudah menyerah dalam mendapati jalan keluarnya. Namun, sering juga beberapa orang terganggu di babak quarter life crisis yang menyebabkan diri tidak berkembang. Wah, bagaimana tidak lebih takut, ya?

Tetapi tenang saja, semua permasalahan tentu ada jalan keluarnya. Saat sebelum kamu ketahui jalan keluarnya, kamu harus tahu dahulu masalahmu . Maka, sebetulnya apa, sich, quarter life crisis yang kerap ditakutkan orang itu? Baca terus secara lengkap, ya!

Apa Itu Quarter Life Crisis?

Masa tidak jelas dan proses penelusuran jati diri kerap kali dipandang seperti pengertian dari quarter life crisis. Pada periode ini, umumnya seorang digentayangi perasaan takut, kuatir, dan cemas akan ketidakjelasan di masa datang. Seorang yang ada di babak ini alami banyak peralihan di hidupnya, seperti pertambahan umur, berikut dengan menyanggaknya tanggung-jawab, dan jalan hidup yang makin bermacam.

Dikutip dari situs Satu %, quarter-life crisis dipandang berpengaruh pada 86% golongan Milenial yang kerap berasa tidak nyaman, kesepian, dan stres dalam kehidupannya. Sekarang ini, topik berkenaan quarter life crisis telah terbiasa dibicarakan. Oleh karena itu, pengetahuan berkenaan babak ini bisa didalami dan diserap oleh angkatan yang lebih muda. Namun, ini sering membuat kekuatiran awal dari angkatan yang lebih muda untuk bergerak dewasa.

Selain itu semua, babak ini sebetulnya ialah babak yang cukup penting untuk dirasakan tiap pribadi supaya seorang sanggup mengenal dirinya lebih dalam, dan menyiapkan beragam peluang yang hendak terjadi di masa datang . Maka, tidak boleh takut untuk lebih dewasa. Salah satunya penyiapan yang dapat kamu kerjakan dengan meluaskan pengetahuanmu melalui buku. Selainnya membaca buku, kamu bisa juga kerjakan panduan berikut!

Pengertian Quarter-Life Crisis

Quarter-life crisis ialah satu masa ketidakjelasan dan penelusuran jati diri yang dirasakan pribadi di saat capai umur tengah 20 sampai awalnya 30 tahun. Pada masa ini, pribadi dihantui hati takut dan cemas pada periode depannya, terhitung dalam soal profesi, rekanan, dan kehidupan sosial (Aristawati, Meiyuntariningsih, Cahya, dan Putri, 2021). Menurut Afnan, Fauzia, dan Tanau (2020), quarter-life crisis sebagai reaksi pribadi pada ketakstabilan yang mencapai puncak, peralihan yang stabil, dan terlampau jumlahnya beberapa pilihan yang dibarengi rasa cemas dan tidak memiliki daya.

Pertama kali kritis ini diikuti dengan munculnya beragam emosi negatif seperti kekhawatiran, frustasi, sampai berasa kehilangan arah. Ini bisa arahkan pribadi ke keadaan depresi, stres, atau masalah psikis yang lain. Dikutip dari situs Satu %, quarter-life crisis dipandang berpengaruh pada 86% golongan Milenial yang kerap berasa tidak nyaman, kesepian, dan stres dalam kehidupannya. Walau demikian, babak ini penting untuk dirasakan pribadi supaya dia sanggup mengenal dirinya lebih dalam dan menyiapkan beragam peluang yang hendak terjadi di masa datang.

Pemicu Quarter Life Crisis

Quarter life crisis umumnya diawali saat ada permasalahan "dewasa" yang ada pertama kalinya di kehidupan seorang dewasa muda. Ada banyak keadaan yang kerap memacu berlangsungnya quarter life crisis, diantaranya :

  • Alami permasalahan tugas atau keuangan
  • Berencana karier dan masa datang
  • Hidup berdikari untuk pertamanya kali
  • Masuk jalinan romantis yang serius untuk pertamanya kali
  • Alami putus cinta sesudah lama merajut jalinan serius
  • Menyaksikan kawan-kawan sudah capai mimpi mereka awalnya
  • Buat keputusan individu atau professional yang hendak tahan lama
  • Pertanda Kritis Seperempat Hidup

Berikut sejumlah hal yang menjadi pertanda jika seorang mengalami quarter life crisis :

  • Kerap berasa kebingungan dengan masa datang
  • Berasa terjerat pada kondisi yang tidak kamu gemari
  • Susah memutuskan saat ditempatkan pada beberapa opsi
  • Minimnya motivasi dalam kegiatan setiap hari
  • Susah untuk putuskan apa akan jalani hidup menurut kemauan sendiri atau menurut tuntutan keluarga dan warga
  • Cemas ketinggalan dalam ketidakjelasan hidup sendiri
  • Berasa iri dengan rekan-rekan yang telah capai mimpinya

Langkah Menangani Quarter Life Crisis

Quarter life crisis yang didengar menggelisahkan ini jangan sekedar hanya ditemui tanpa penyiapan. Buat kamu yang alami babak ini atau yang hendak selekasnya bergerak dewasa, tidak boleh cemas, Admin punyai beberapa panduan untuk hadapi quarter life crisis!

Sebetulnya normal bila Anda alami quarter life crisis. Tetapi, ini jangan dipandang sepele, karena bila tidak diatasi dengan arif, quarter life crisis dapat beralih menjadi stres. Untuk hadapi quarter life crisis, ada banyak hal yang dapat dilaksanakan , diantaranya:

1. Ketahui Diri Kamu Sendiri

Langkah pertama kali yang dapat dilaksanakan dalam hadapi babak quarter life crisis dengan mengenali diri kamu sendiri. Menangani quarter life crisis sama dengan menangani permasalahan individual dalam diri kamu. Quarter life crisis sering tiba saat kamu menanyakan nilai hidup, arah dan perolehanmu.

Nach, kamu perlu mengenali permasalahan itu, mulai menanyakan dan renungi beberapa pertanyaan itu, dan jawablah satu demi satu supaya kamu dapat mengenali lebih dalam diri kamu sendiri, terhitung persoalan yang kamu temui.

2. Narasi Dengan Orang Paling dekat

Apabila sudah mendapati sumber permasalahannya, karena itu hal seterusnya yang dapat kamu kerjakan untuk hadapi quarter life crisis dengan menceritakan. Kamu dapat meluapkan hatimu ke orang yang kamu yakin. Ini ialah langkah yang cukup efisien menolongmu maju.

Menceritakan tidak hanya jadi peristiwa di mana kamu dapat menumpahkan hati negatifmu, tapi dapat menjadi ruangan buat kamu membahas permasalahan dan jalan keluar sama orang yang kamu yakin.

3. Bikinlah Rutinitas Baru yang Positif

Quarter life crisis jadi babak yang dilalui mereka yang mulai berasa statis dan tidak rasakan perubahan atas sesuatu yang sejauh ini telah ditangani. Nach, salah satunya hal yang dapat kamu kerjakan ialah mengubah kecil seperti rutinitas-kebiasaan baru.

Peralihan dan rutinitas baru bisa tingkatkan motivasi sekalian memberimu ruangan untuk menyaksikan progress dari pemikiran yang lebih fresh, hingga kamu tidak berasa stuck pada tempat yang serupa.

4. Stop Memperbandingkan Perolehanmu

Bila sedang jalankan progress, karena itu kamu perlu stop memperbandingkan diri. Berikan di pada diri jika tiap orang mempunyai hidup, arah, dan perolehan yang lain. Tiap orang lahir dan tercipta secara berlainan.

Manusia tidak dilahirkan seragam, semua tiba berbentuk dan jalan yang lain. Memperbandingkan diri sama orang lain cuma akan membuat kamu terus berasa tidak berkembang karena hanya kamu tidak mempunyai jalan yang serupa.

5. Mengeksploitasi Diri

Bila kamu telah kerjakan segala hal di atas, seterusnya yang dapat jaga kamu dari perasaan takut dewasa dengan mengeksplor diri. Meningkatkan diri dapat diawali dari beberapa hal yang kamu sukai, seperti jalani hobymu dengan teratur, cari ketrampilan baru, berjumpa dengan beberapa orang dan peluang baru, sampai ke lokasi yang kemungkinan tidak pernah kamu tapaki awalnya. Selainnya mengeksplor diri dapat menolongmu berkembang, eksploitasi ini bisa juga menggerakkan diri kamu untuk me-reset ulangi langkah pandang pada sesuatu hal.

6. Stop Memperbandingkan Diri Kamu Sama Orang Lain

Memperbandingkan diri kita sama orang lain cuma akan menghabiskan waktu dan membuat Anda makin cemas. Bukannya pikirkan kehidupan seseorang, mulai cari tahu apakah yang sebetulnya Anda harapkan dalam kehidupan.

Tetapi, berikan dalam pemikiran Anda jika jawabnya kemungkinan tidak langsung ada. Konsentrasi saja pada bagaimana Anda dapat melalui hari dengan sebagus mungkin. Percayalah jika Anda pelan-pelan akan mendapati kemauan dan arah Anda, bahkan bisa saja tanpa Anda ketahui.

7. Ganti Kebimbangan Jadi Perlakuan

Saat Anda kebingungan mengenai suatu hal dalam kehidupan, menjadikan itu peluang untuk mendapati arah baru. Isi beberapa harimu dengan beberapa hal positif untuk mendapati jawaban atas keraguanmu, sampai pada akhirnya jawaban tiba sendirinya.

Misalkan, Anda kebingungan sebab menganggap tidak pas dengan tugas itu. Selainnya masih tetap jalankan tanggung-jawab pada tempat kerja, Anda mulai bisa isi waktu senggang dengan rileksasi , menambahkan wacana, cari kelas online untuk tingkatkan ketrampilan, atau mengobrol dengan rekan untuk memperoleh jalan keluar.

8. Dapatkan Orang yang Bisa Memberikan Dukungan Anda

Ada di sekitaran beberapa orang yang bisa memberikan dukungan mimpi dan tekad Anda dapat menjadi langkah untuk hadapi quarter life crisis.

Dapatkan beberapa orang yang mempunyai ketertarikan yang serupa dengan Anda, atau beberapa orang yang bisa memberikan inspirasi Anda dan jadikan Anda orang yang lebih bagus. Dengan demikian, Anda tidak berasa sendirian saat menjalankan hidup.

9. Belajar Menyukai Diri Kita

Saat terjerat dalam quarter life crisis, Anda kemungkinan condong meremehkan beragam kesenangan yang sebetulnya Anda punyai. Walau sebenarnya, untuk capai arah hidup Anda, Anda perlu menghargakan dan menyukai diri kita lebih dulu.

Maka mulai memerhatikan keperluan Anda, apa yang Anda gemari, apa yang membuat Anda nyaman, dan apa yang ingin Anda coba kerjakan. Selanjutnya bikinlah satu-satu, passionmu diawali dari yang kecil dahulu. Tanpa Anda ketahui, beberapa hal kecil ini akan membuat hidup Anda lebih membahagiakan.

Quarter life crisis dapat serang siapa, karena sebetulnya permasalahan dalam kehidupan ialah suatu hal yang paling lumrah. Dalam hadapi babak ini, dibutuhkan kemampuan fisik dan psikis yang kuat supaya kritis ini tidak bersambung lebih jauh.

Maka dari itu, selainnya memerhatikan keperluan jiwa Anda, janganlah lupa untuk jaga diri, olahraga, dan konsumsi makanan yang bergizi untuk kesehatan badan Anda. Bila Anda masih alami kesusahan dalam hadapi quarter life crisis, tidak boleh sangsi untuk konsultasi dengan psikiater atau psikolog.

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama