Ini Dia 8 Negara di Kawasan Kutub Utara

Ini Dia 8 Negara di Kawasan Kutub Utara

Ada 195 negara di dunia yang dianggap oleh Federasi Bangsa-bangsa (PBB). Dari demikian negara itu, 8 salah satunya dikatakan sebagai negara paling utara di dunia karena berada di dekat Kutub Utara persisnya di Samudra Arktik.

Samudra Arktik dikenali mempunyai cuaca kutub yang dingin selama setahun. Temperaturnya rerata capai -2°C. Pada musim dingin, laut Arktik membeku dan semakin, pucuknya sekitaran bulan Maret, dikutip dari National Snow dan Ice Data Center.

Saat matahari kembali lagi ke Kutub Utara pada Musim Semi, udara memanas dan es mulai mencair. Titik paling rendah sekitaran bulan September. Dikutip dari WorldAtlas, titik paling utara bumi dikitari oleh kemunculan lintang yang dikenali sebagai Lingkaran Arktik. 

Lingkaran ini ada di segi paling utara dari 5 lingkaran besar garis lintang. Tidak ada status tentu dari Lingkaran Arktik, tapi berada pada garis lintang 66°33'39'' LU. Negara yang dekat sama Lingkaran Arktik mayoritas suhunya lebih dingin. Temperatur di beberapa tempat seperti Siberia bahkan juga dapat turun sampai -40° C. Berikut 8 negara paling utara di dunia:

1. Greenland (Denmark)

Negara terdekat dengan Kutub Utara yang pertama ialah Greenland. Titik paling utara ialah Pulau Kaffeklubben. Persisnya pada garis lintang 83°40' LU. Pulau yang dikenali dengan pulau club Kopi ini berada di ujung Greenland. Ini sebagai titik paling utara di dunia, sekitaran 713,5 km dari Kutub Utara.

Greenland ialah negara otonom dari Denmark yang terdekat dengan Samudra Arktik. Negara ini mempunyai cuaca yang ekstrim. Masalahnya tiap tahun daerah ini diselimuti kegelapan lebih kurang sepanjang enam bulan. Bahkan juga, saat musim panas sekitaran bulan Juli, Greenland masih tetap diselimuti es.

2. Kanada

Negara ke-2 ialah Kanada. Titik paling utaranya ialah Cape Columbia, Pulau Ellesmere, Nunavut. Persisnya pada garis lintang 83°06' LU. Cape Columbia memiliki jarak sekitaran 761 km dari Kutub Utara. Pulau Ellesmere sebagai daerah dari Kanada yang panjangnya capai 830 km. 

Pulau ini ditempati oleh 146 orang karena mayoritas daerahnya tertutup oleh gletser dan susunan es. Dan Nunavut Zenit Poin berada pada koordinat 73° LU 091° W dan mempunyai luas keseluruhan 2.038.722 km persegi. Mayoritas daerahnya masih tetap dingin selama setahun.

3. Rusia

Negara paling utara ke-3 di dunia ialah Rusia. Titik paling utara ialah Cape Fligely, Pulau Rufold, Franz Josef Land. Persisnya pada garis lintang 81°51' LU. Titik itu memiliki jarak sekitaran 911 km dari Kutub Utara yang berada di Eurasia dan Rusia.

Semua daerah Pulau Rudolf tertutup gletser dan tidak mempunyai komunitas. Suhunya keras dan dingin yang tidak memberikan dukungan vegetasi. Dalam pada itu, Franz Josef Land terbagi dalam serangkaian pulau. Minimal ada 191 pulau yang jarak keseluruhannya capai 16.134 km persegi. Pada musim dingin, temperatur akan turun sampai -40° C. Pada musim panas temperaturnya capai 0-3° C.

4. Norwegia

Setelah itu Norwegia. Titik paling utara ialah Rossøya atau Pulau Ross, Svalbard. Persisnya pada garis lintang 80°49' LU. Titik itu sebagai sisi dari rangkaian pulau yang dikenali dengan Sjuøyane di Kepulauan Svalbard, daerah administrasi Finn Mark. Pulau Ross memiliki jarak sekitaran 1024,3 km dari Kutub Utara.  Pulau itu bisa dijangkau dengan kapal di Musim Panas. 

Sementara pada Musim Dingin akan susah dijangkau karena keadaan beku. Pulau ini mempunyai bintik hijau karena dampak tanaman Cochlearia groenlandica yang tumbuh subur pada kotoran burung. Sepanjang Musim Panas, beberapa burung akan lakukan migrasi ke daerah itu. Beruang kutub bisa banyak dijumpai di pulau ini khususnya pada musim dingin karena ada es.

5. Amerika Serikat

Negara yang ke-5 ialah Amerika Serikat dengan titik paling utara ialah Poin Barrow, Alaska. Persisnya pada garis lintang 71°23' LU. Poin Barrow ialah sebuah tanjung yang berada di pantai Samudra Arktik di negara sisi Alaska.Landmark geografis yang berarti ini batasi dua laut marginal utama di Samudra Arktik, yakni Laut Beaufort di timur dan Laut Chukchi di barat.

Daerah ini tertutup es selama setahun dan cuma akan bebas es sepanjang sekitaran 2-3 bulan. Sepanjang sekian tahun, Poin sudah jadi titik awalnya untuk ekspedisi Arktik.Titik ini sebagai situs arkeologi populer dan beberapa artefak budaya seperti Thule sudah diketemukan dari wilayah itu.

6. Finlandia

Negara paling utara setelah itu Finlandia. Titik paling utara ialah Nuorgam, Utsjoki, Lapland. Persisnya pada garis lintang 70°05' LU. Nuorgam ialah sebuah dusun kecil di kotamadya Utsjoki di daerah Lapland. Dusun itu ditempati sekitaran 200 warga.

Nuorgam tidak cuma titik paling utara Finlandia, tapi juga semua Uni Eropa. Daerah ini berada di Sungai Deatnu yang populer sebagai tempat memancing ikan salmon. Desa-desa kecil yang lain yang dekat sama Nuorgam seperti ana dan Utsjoki.

Finlandia sendiri sebagai negara Skandinavia yang berada di daerah Eropa utara dan bersebelahan dengan Swedia, Norwegia, dania dengan ibukotanya Helsinki.

7. Swedia

Negara paling utara ke-7 ialah Swedia. Titik paling utara di Swedia berada di lokasi yang dikenali dengan Treriksröset atau Three-Country Cairn ,Propinsi Lapland. Persisnya pada 69°04' LU. Tempat itu sebagai tatap muka di antara tiga negara yakni Swedia, Finlandia, dan Norwegia.

Three-Country Cairn sendiri sebagai nama monumen tiga titik yang berada pada tempat itu. Monumen itu dibangun oleh pemerintahan Norwegia dan Rusia di tahun 1897 saat Rusia masih memerintah Finlandia.

8. Islandia

Negara paling utara di dunia kedelapan ialah Islandia. Titik paling utaranya ada di Kolbeinsey, Eyjafjarðarsýsla. Persisnya pada garis lintang 67°08' LU. Pulau ini berada sekitaran 105 km dari pantai utara Islandia.

Kolbeinsey dikenali sebagai pulau vulkanik kecil di utara Islandia yang ada dalam Lingkaran Arktik. Pulau ini makin menjadi kecil karena ada erosi. Salah satunya deret pegunungan yang paling misteri di dunia tidak kelihatan di peta biasa.

Kita tidak bisa menyaksikannya di peta datar dunia yang terpopuler dipakai, prediksi Mercator, atau pada prediksi Peters yang disebut alternative terkenal (serta lebih tepat). Masalahnya plastik yang ada di kutub bola dunia di titik Kutub Utara, seringkali menutupinya, hingga seakan-akan tidak ada yang dapat disaksikan.

Tetapi disini Anda dapat mendapati Lomonosov Ridge, pegunungan luas yang menghampar dari landas kontinen Siberia sampai Greenland dan Kanada. Pegunungan ini menghampar lebih dari 1.700 km, dengan pucuk paling tingginya 3.400 mtr. di atas dasar laut. Pegunungan yang sedikit dijumpai ini saat ini jadi pusat tarik-menarik tiga negara yang akan mengklaim kedaulatan atas dasar laut disekitaran Kutub Utara.

Menurut Denmark, pegunungan itu sebagai ekstensi dari daerah otonomi Greenland. Menurut Rusia, itu ialah ekstensi dari Kepulauan Franz Josef Land di Siberia. Dan menurut Kanada, itu ialah ekstensi dari Pulau Ellesmere yang masuk daerah Nunavut Kanada.

Jadi siapakah yang betul?

Deret pegunungan itu pertama kalinya diketemukan di tahun 1948 oleh beberapa periset di salah satunya ekspedisi awalnya Uni Soviet ke Arktik tengah. Dari sebuah kamp di atas es laut, beberapa periset Soviet secara tidak tersangka mengetahui perairan dangkal di utara Kepulauan Siberia Baru.

Itu ialah bukti pertama kali yang memperlihatkan jika lautan luas ini dibelah jadi dua cengkungan oleh bukit-bukit, bukannya satu cengkungan besar yang tidak berwujud, sama seperti yang awalnya disangka.

Di tahun 1954, beberapa periset ini mengeluarkan peta yang memperlihatkan pegunungan bawah laut, dan dinamakan sesuai penyair dan naturalis era ke-18 Mikhail Lomonosov. Lomonosov, 200 tahun awalnya sudah memperkirakan kehadiran gunung semacam itu berada di cengkungan Arktik.

Saat ini, lebih dari 70 tahun sesudah pegunungan itu teridentifikasi, pegunungan itu masih tetap jadi feature misteri di salah satunya dasar laut yang terburuk dipetakan di dunia. Bahkan juga dengan kapal kekinian yang memantulkan sonar 864-beam yang kuat ke bawah perairan Arktik, resolusi yang didapat dari pegunungan itu cuma beberapa ratus mtr..

Itu ibarat coba membandingkan satu ujung track atletik dari ujung yang lain. Di tempat yang dipetakan dengan jelek ini, ekspedisi penskalaan baru selalu bawa surprise berlainan.

"Ini ibarat menggunakan kacamata baru setiap waktu," kata Paola Travaglini, yang sudah pimpin penskalaan dasar laut Arktik dalam ekspedisi di atas kapal pemecah es CCGS Louis S St Laurent Kanada.

"Anda tidak tahu apa yang hendak Anda dapatkan."

Tapi memetakkan pucuk dan lembah pegunungan ini saja kurang cukup untuk tentukan bagaimana dia tercipta, sisi dari dataran mana ia berasal, dan negara yang mana bisa lewat cara syah mengeklaimnya. Untuk dapat lakukan itu, beberapa periset perlu secara fisik memperoleh sepotong sisi dari pegunungan  gumpalan batu yang kemungkinan bisa ungkap tapak jejak geologis dan asal mula pegunungan.

Bukti kuat

Christian Knudsen, seorang pakar geologi di Geological Survei of Denmark and Greenland (GEUS), turut serta dalam analitis sepotong pegunungan itu. Beberapa periset dari Denmark, Kanada, dan Rusia sudah menggali batu-batuan dari sekitaran pegunungan.

Tetapi kesusahan yang selalu ada ialah menunjukkan apa yang mereka cermat ialah betul-betul sisi dari pegunungan itu, tidak cuma kerikil atau batu besar yang terkapar disekitaran gunung yang dapat berasal darimanakah saja.

Susunan es yang tercipta di garis pantai Arktik condong membuat serpihan disekitaran dasar laut saat mereka melayang-layang, hingga tinggalkan tapak jejak "batu jatuh". Batu-batuan yang jatuh selanjutnya menumpang di gunung es dari Siberia atau Kanada utara bisa secara mudah diketemukan dari pegunungan ini secara tidak menyengaja.

Tapi susah untuk ambil sepotong tanah dari pegunungan yang tergenang beberapa ratus mtr. sampai beberapa kilemoter di bawah air, dengan lautan es mengambang di atasnya. Bahkan juga untuk dapat sampai ke situ saja cukup susah.

Sebuah team periset dari GEUS, yang dipegang oleh Christian Marcussen, sukses menggali contoh di atas kapal Oden, kapal pemecah es punya Swedia, di tahun 2012, usaha melakukan. Marcussen dan team perisetnya sanggup menggali pegunungan itu pada kedalaman 3 km.

Antara batu-batuan yang mereka ambil kembali lagi ke permukaan ada gumpalan warna oranye seukur bola rugby. Ini ialah bahan yang selanjutnya dikaji Knudsen.

"Sebelumnya tidak ada yang memerhatikan kerak karat-oranye-coklat ini, tetapi saya ingin menyaksikan apakah itu," kata Knudsen. "Jadi kami mengguntingnya."

Didalamnya ia mendapati suatu hal yang tidak tersangka: susunan untuk susunan garis-garis lembut, seperti lingkaran pohon. Kerak berlapis ini kaya mangan oksida, yang tercipta dalam bintil-bintil di dasar laut dengan sedikit pengendapan.

Bintil-bintil itu memerlukan waktu beberapa ribu tahun untuk tercipta, jadi itu ialah panduan jika batu yang tercipta pada tempat di pegunungan, dan bukan batu jatuh. Knudsen menghitung umur bebatuan memakai isotop berilium - Berilium-10 ialah isotop radioaktif yang tercipta di stratosfer, dan seiring berjalannya waktu meluruh jadi Berilium-9.

Dengan menghitung perbedaan ke-2 nya, Knudsen dapat memperoleh usia batu itu. Apa yang ia dapatkan ialah garis saat yang terentang sepanjang 8 juta tahun, dengan bebatuan paling tua di susunan paling dasar, batu pasir pada bagian bawah, dan susunan luar yang paling baru.

"Ini menunjukkan jika batu ini sudah ada di status ini sepanjang 8 juta tahun - semenjak saat sebelum Jaman Es," kata Knudsen.

Rasanya, kata Knudsen, seperti Sherlock Holmes yang mendapati tapak kaki di luar jendela.

"Saya dapat menunjukkan jika batu ini betul-betul dari Deret Pegunungan Lomonosov."

Tetapi batu pasir pada bagian bawah susunan kerak warna jingga-karat yang memiliki kandungan info sangat menarik mengenai pegunungan ini. Garis-garis yang tercipta di batu ini terlipat, sebuah pertanda ciri khas batu pasir yang kusut karena kejadian terciptanya gunung.

Tanah liat beralih menjadi seperti mika saat gunung itu mulai tercipta, dan membuat "pertanda waktu" isotop lain - ini kali berbentuk isotop kalium - yang menolong Knudsen tentukan umur mika, dan karenanya, umur gunung tersebut.

Rupanya kejadian pelipatan gunung itu terjadi 470 juta tahun lalu. Butiran pasir yang membuat batu itu, bagaimana juga, lebih tua - dekati 1,6 miliar tahun.

Kenapa pegunungan ini penting?

Sebagai negara pantai, Rusia, Denmark, dan Kanada pasti sudah mempunyai hak berdaulat atas dasar laut yang dekat sama pantainya sendiri. Beberapa negara pesisir bisa membuat Zone Ekonomi Terbatas yang terhampar sampai 200 mil laut atau 370 km dari pantai, yang memberikan mereka hak untuk lakukan aktivitas seperti penangkapan ikan, membuat infrastruktur, dan mengekstraksi sumber daya alam, di bawah Pakta PBB mengenai Hukum Laut. Undang-undang itu meluluskan satu negara untuk meluaskan haknya atas dasar laut lebih jauh - bila ada feature dasar laut yang bisa mereka tunjukkan sebagai ekstensi landas kontinen mereka.

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama