13 Penerbangan Paling Panjang di Dunia

13 Penerbangan Paling Panjang di Dunia

Lebih dari dua jam duduk di kendaraan terkadang berasa membosankan.menjengkelkan. Tetapi, rupanya ada lho penerbangan nonstop dengan jalur yang paling panjang sampai memerlukan waktu lebih dari 15 jam. Jalan-jalan ke ujung dunia kemungkinan kedengar sebagai sebuah majas. Tetapi untuk penumpang dari beberapa penerbangan, ini ialah sebuah realita.

Dikutip dari AeroTime Ekstra, penerbangan komersil terencana yang paling panjang pertama kalinya terdaftar di tahun 1914. Penerbangan ini tempuh jarak sepanjang 34 km dari Florida ke St. Petersburg dan Tampa. Selainnya si pilot, penerbangan ini cuma bawa satu penumpang. Durasi waktu penerbangan komersial paling panjang pertama ini berjalan sepanjang 20 menit.

Sekarang tehnologi makin mengalami perkembangan, keperluan mobilisasi warga dunia makin bertambah. Jalur penerbangan semakin bertambah. Penerbangan dari ujung yang satu ke ujung yang lain sudah tidak kembali asing. Lebih dari dua jam duduk di kendaraan terkadang berasa membosankan.menjengkelkan. 

Tetapi, rupanya ada lho penerbangan nonstop dengan jalur yang paling panjang sampai memerlukan waktu lebih dari 15 jam. Jalan-jalan ke ujung dunia kemungkinan kedengar sebagai sebuah majas. Tetapi untuk penumpang dari beberapa penerbangan, ini ialah sebuah realita.

Dikutip dari AeroTime Ekstra, penerbangan komersil terencana yang paling panjang pertama kalinya terdaftar di tahun 1914. Penerbangan ini tempuh jarak sepanjang 34 km dari Florida ke St. Petersburg dan Tampa. Untuk beberapa orang, ada pada udara sepanjang belasan jam bisa saja sebuah mimpi jelek. Tetapi untuk beberapa orang, penerbangan panjang sebuah penjelajahan.

Maskapal Australia Qantas mengutarakan gagasan penerbangan komersil dengan durasi waktu penerbangan paling panjang di dunia di akhir 2025. Penerbangan ini mengusung penumpang di antara Sydney dan London dengan Airbus A350-1000 dalam kurun waktu 19 jam.

Cuma sedikit maskapal yang terbang tiada henti dalam jarak yang sangat jauh. Ini mendatangkan beberapa rintangan terhitung kekuatan pesawat, kelaikan komersil, bahkan juga kesehatan awak pesawat dan penumpang.

Tetapi, saat sebelum gagasan Qantas terlaksana, telah ada deretan lis penerbangan paling panjang di dunia. Bahkan juga, penerbangan itu tanpa transit walau harus habiskan belasan jam pada udara. Dari New York ke Singapura, dan Auckland ke Doha, ini ialah jalur penerbangan paling panjang di dunia tahun ini. Satu tahun paling akhir tidak seperti lainnya untuk industri penerbangan. 

Frekwensi penerbangan turun sekitaran 50% dari 2019, dan jalan raya penumpang turun dua pertiga, menurut firma analitis perjalanan, Cirium. Walau demikian, atau karenanya, maskapal penerbangan menjalankan beberapa jalur yang betul-betul hebat. 

Lufthansa pulangkan masyarakat Jerman dari Selandia Baru, Austrian Airlines terbang non-stop dari Sydney ke Wina, dan di bulan Maret, Air Tahiti Nui menjalankan penerbangan komersil non-stop paling panjang: 9.765 mil dari Papeete, Tahiti, ke Paris. Bukti menarik: Pelayaran itu pecahkan rekor penerbangan lokal non-stop terlama, karena Polinesia Prancis secara tehnis sebagai sisi dari Prancis. 

Selainnya dari pengiriman udara unik yang dioperasionalkan untuk pulangkan masyarakat yang terpasah di luar negeri, atau visi ilmiah 1x, maskapal penerbangan memotong agenda mereka dan kosongkan mayoritas armada jarak jauh mereka. Tetapi, saat ini, sebagian dari pesawat itu kembali bekerja dan kami menyaksikan operator mengawali lagi beberapa jalur paling panjang mereka, dan mengeluarkan service baru yang memikat.

Misalkan, Singapore Airlines menjaga status paling atas untuk penerbangan non-stop dari Lapangan terbang Changi Singapura ke Kota New York, tapi mengubah operasinya dari Lapangan terbang Internasional Newark Liberty ke Lapangan terbang Internasional John F.Kennedy New York di bulan November. Berikut daftar 10 penerbangan paling panjang paling atas di dunia sekarang ini yang atau akan selekasnya bekerja seperti dikutip dari Travel and Leisure.

1. New York City (JFK) - Singapura (SIN)

Maskapal penerbangan: Singapore Airlines Jarak: 9.537 mil Waktu Penerbangan: 18 jam, 40 menit

2. Auckland (AKL) - Doha (DOH)

Maskapal penerbangan: Qatar Airways Jarak: 9.032 mil Waktu Penerbangan: 18 jam, 5 menit Jalur ini direncanakan diteruskan pada November 2021.

3. Perth (PER) - London (LHR)

Maskapal: Qantas Jarak: 9.010 mil Waktu Penerbangan: 17 jam, 15 menit Jalur ini direncanakan untuk kembali lagi ke jaringan di bulan Juli, walau ini akan tergantung pada batas tepian dan perjalanan.

4. Auckland (AKL) - Dubai (DXB)

Maskapal penerbangan: Emirates Jarak: 8.824 mil Waktu Penerbangan: 17 jam, 5 menit Jalur ini direncanakan akan dikeluarkan kembali ke bulan Maret.

5. Los Angeles (LAX) - Singapura (SIN)

Maskapal penerbangan: Singapore Airlines Jarak: 8.770 mil Waktu Penerbangan: 17 jam, 50 menit

6. San Francisco (SFO) - Bangalore (BLR)

Maskapal penerbangan: United Airlines Jarak: 8,701 mil Waktu Penerbangan: 17 jam, 25 menit Jalur baru ini gagasannya akan dikeluarkan di akhir Mei.

7. Houston (IAH) - Sydney (SYD)

Maskapal penerbangan: United Airlines Jarak: 8.596 mil Waktu Penerbangan: 17 jam, 45 menit Jalur ini direncanakan bisa diminta awal bulan April, tapi cuma dengan jumlah yang paling terbatas karena kontrol dan ketentuan tepian.

8. Dallas / Fort Worth (DFW) - Sydney (SYD)

Maskapal: Qantas Jarak: 8.578 mil Waktu Penerbangan: 17 jam, 15 menit Jalur ini direncanakan bisa diminta kembali awal bulan Juli, walau hal tersebut bisa berbeda.

9. New York (JFK) - Manila (MNL)

Maskapal penerbangan: Philippine Airlines Jarak: 8.520 mil Waktu Penerbangan: 16 jam, 55 menit

10. San Francisco (SFO) - Singapura (SIN)

Maskapal penerbangan: Singapore Airlines dan United Airlines Jarak: 8.446 mil Waktu Penerbangan: 17 jam; 17 jam, 35 menit (bergantung maskapal) Singapore Airlines sekarang ini menjalankan penerbangan, dan United Airlines direncanakan untuk diteruskan di bulan April.

11. Darwin - London: 17 jam 55 menit

Jalur paling panjang Qantas sekarang ini, QF9, menyambungkan Darwin di Australia utara ke London tiap hari, di mana penumpang tempuh jarak nyaris 14.000 km dengan Boeing 787 Dreamliners.

Penerbangan ini awalannya dioperasionalkan di antara London dan Perth, selanjutnya dipindah ke Darwin karena limitasi perjalanan berkaitan Covid-19 di Australia. Qantas menjelaskan akan meneruskan jalur Perth ke London tahun ini.

12. Los Angeles - Singapura: lebih dari 17 jam

Penerbangan Singapore Airlines SQ35 bawa penumpang dalam jarak lebih dari 14.000 km melewati Samudra Pasifik dari Los Angeles ke Singapura di dalam 17 jam 10 menit.

Penerbangan maskapal ini dengan jalur San Francisco ke Singapura memiliki durasi hampir serupa, yaitu 16 jam 40 menit.

13. New York - Hong Kong: 17 jam

Di bulan Maret lalu, maskapal Cathay Pacific menjelaskan jika faksinya merencanakan untuk mengganti jalur New York ke Hong Kong untuk terbang di atas Atlantik, menjadikan perjalanan yang semakin lama dibanding penerbangan Singapore Airlines SQ24 ke JKF.

Lajur penerbangan ini akan tempuh jarak 16.668 km di dalam 16 sampai 17 jam. Faksi Cathay Pacific menjelaskan keputusan itu diambil karena musim berangin membuat ada jalur baru lebih memberikan keuntungan.

Jalur pesawat terbang paling panjang di dunia dipunyai oleh maskapal Singapore Airlines (SIA) dari New York City ke arah Singapura dalam jarak 15.348,3 km dan memerlukan waktu perjalanan sampai 18 jam 40 menit.

SIA menjalankan pesawat jarak jauh Airbus A350-900 pada jalur itu. Pesawat ini diperlengkapi dengan 42 bangku Kelas Usaha, 24 Kelas Premium Ekonomi, dan 187 bangku Kelas Ekonomi. Service nonstop SIA ke New York akan disokong kenaikan banyaknya penumpang transfer yang sekarang bisa transit lewat Lapangan terbang Changi Singapura.

Tersebut 10 jalur penerbangan nonstop paling panjang sama seperti yang diambil dari AeroTime Ekstra. Daftar ini diurutkan berdasar jarak menempuh jalur itu, tidak dari lamanya waktu perjalanan. Jalur yang lebih singkat bisa memerlukan saat yang semakin lama karena banyak factor yang berperanan. Seperti dampak angin, cuaca, sampai kekuatan pesawat.

Nach, dari rute-rute panjang ini, kurang lebih pelancong berminat untuk coba jalur yang mana?

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama