13 Negara yang Warga Negaranya Paling Kesepian

13 Negara yang Warga Negaranya Paling Kesepian

Mengembangnya beragam pertimbangan kekinian nampaknya sudah geser etika-etika tradisionil dalam beragam kebudayaan setiap negara. Bersamaan dengan perubahan tehnologi yang memberi manusia akses pada beragam ide sudah jadikan beberapa hal memiliki sifat konservatif makin dikesampingkan.

Satu diantaranya ialah lembaga pernikahan. Jika dahulu pernikahan jadi tujuan hidup untuk nyaris semuanya orang, sekarang ini hidup melajang juga jadi jalan hidup yang mulai dilirik oleh beberapa orang jaman sekarang ini. Lihat saja kenaikan jumlah pribadi yang putuskan hidup 'kesepian' sekian tahun akhir-akhir ini.

Bersamaan dengan ramainya rumor kesehatan psikis yang diulas warga Indonesia akhir-akhir ini, beberapa pada mereka ungkap jika dianya ialah individu yang kesepian. Tetapi, kesepian di sini merujuk pada bukti jika warga-warga yang tinggal di sejumlah negara ini lebih banyak yang tinggal sendirian saja pada sebuah unit rumah, tidak dengan keluarga atau pasangan.

1. Swedia

Swedia, nama resminya Kerajaan Swedia, ialah sebuah negara Nordik di Skandinavia, Eropa Utara. Negara ini bersebelahan dengan Norwegia di barat dan Finlandia di timur laut, Selat Skagerrak dan Selat Kattegat di barat daya, dan Laut Baltik dan Teluk Bothnia di timur. Negara yang biasanya diselimuti temperatur dingin ini cuma mempunyai warga sekitar 10.35 juta jiwa per 2020, hingga 47% dari masyarakatnya tinggal sendirian.

2. Britania Raya

Kerajaan Inggris Raya dan Irlandia Utara ialah sebuah negara berdaulat yang berada di laut lepas barat laut benua Eropa. Per 2020, warga yang tinggal di Britania Raya sekitar 67.22 juta jiwa, dan 34% dari masyarakatnya tinggal sendirian.

3. Jepang

Jepang ialah sebuah negara kepulauan di Asia Timur. Terletak di ujung barat Samudra Pasifik, di samping timur Laut Jepang, dan bertetangga dengan Republik Rakyat Tiongkok, Korea Selatan, dan Rusia. Per 2020, beberapa orang yang tinggal di negeri sakura itu capai 125.delapan juta jiwa. Tetapi, 31% dari masyarakat Jepang memutuskan untuk tinggal sendirian.

4. Italia

Italia ialah sebuah negara kesatuan republik parlementer di Eropa Berada di jantung Laut Mediterania. Italia bersebelahan dengan Prancis, Swiss, Austria, Slovenia, San Marino dan Vatikan. Italia meliputi tempat selebar 301.338 km², dan dikuasai oleh cuaca sedang dan cuaca mediterania. Negara yang mempunyai jumlah warga 59.55 juta jiwa per 2020 itu, 29% dari masyarakatnya memutuskan untuk tinggal sendirian.

5. Amerika Serikat

Negeri berjulukan Paman Sam ini sebagai negara maju yang industrinya berkembang cepat. Tetapi, walau dikatakan sebagai negara besar karena jumlah warganya yang capai 329.lima juta jiwa per 2020, 28% dari masyarakatnya memutuskan untuk tinggal sendirian.

6. Afrika Selatan

Tahukah Anda bila 24 % rumah tangga di Afrika Selatan dipimpin oleh orangtua yang melajang. Ternyata ide rumah tangga tradisionil di mana keluarga terbagi dalam suami, istri, dan anak tidak lagi jadi fokus utama untuk beberapa masyarakat negara itu.

Riset terkini memperlihatkan jika rumah tangga yang dipimpin oleh orangtua tunggal sudah jadi etika di negeri ini. Pertimbangan ringkas beberapa masyarakat berasumsi jika pernikahan dipandang terlampau habiskan ongkos dan ini mengakibatkan banyak pasangan yang selanjutnya cenderung pilih untuk hidup bersama tanpa menikah.

7. Rusia

Negara beriklim dingin ini menempati rangking tujuh sebagai negara dengan warga terbanyak melajang dengan prosentase masyarakat bujang sekitar 25 % dari semua komunitas. Meskipun jumlah masyarakat Rusia yang cenderung pilih pernikahan masih jauh memang semakin banyak, tapi mulai banyak pula beberapa orang dari negara itu yang cenderung pilih kehidupan bujang. Nampaknya hidup berdikari tanpa interferensi cukup menarik untuk masyarakat Rusia yang berpikir kekinian.

8. Kanada

Kenaikan jumlah rumah tangga yang dengan anggota pria bujang atau wanita bujang di Kanada alami kenaikan sepanjang sekian tahun terakhir. Sekitar 26 % masyarakat Kanada yang cukup usia cenderung pilih untuk jalani hidup bujang. Dan kenaikan yang cukup berarti di sini yaitu jumlah pria dewasa sebagai orangtua tunggal, walau 80 % dari rumah tangga dengan kepala rumah tangga orangtua tunggal di negara itu masih dikuasai wanita.

9. Amerika Serikat

Siapa kira jika negara yang populer dengan modernisme dan semua pertimbangan bebasnya ini cuma menempati rangking lima dalam perincian beberapa negara dalam jumlah warga bujang paling banyak? Realitanya cuma 28 % rumah tangga di Amerika Serikat yang terdiri dari 1 orang. Bekasnya tetap pilih kehidupan pernikahan.

Walau bagaimanapun telah bukanlah hal aneh bila banyak warga negara ini yang melihat kelajangan sebagai jalan hidup. Dan jumlah ini tertinggi di beberapa kota besar, seperti Manhattan atau Washington DC. Di ke-2 kota itu 50 % masyarakatnya tidak menikah.

10. Italia

Ini mungkin lebih mengagetkan kembali dibanding Amerika Serikat. Italia, negara yang beberapa warganya rekat dengan stereotip romantis malah mulai memandang hidup bujang tanpa pasangan sebagai opsi. Di Italia, sekarang ini ada 29 % masyarakat berumur dewasa yang bujang. Ini peluang dikarenakan oleh kritis ekonomi yang menerpa negara tersebut. Dengan tingginya tingkat pengangguran, pernikahan secara tradisionil untuk negara yang sebagian besar warganya beragama Katolik itu dipandang cukup habiskan ongkos.

11. Jepang

Di Jepang, 31 % dari semua rumah tangganya beranggotakan satu pribadi saja, dalam pengertian beberapa orang Jepang yang memutuskan untuk hidup sendiri. Dapat dimengerti, dengan mayoritas waktu tersita untuk karier jadikan beberapa orang Jepang yang tinggal di beberapa kota besar tidak punyai cukup waktu untuk kehidupan individu. Belum juga sempitnya tempat di kota besar yang jadikan harga property tinggi sekali membuat orang dewasa dalam beragam bentang umur di Jepang memandang hidup sendirian lebih ekonomis dan ringkas.

12. Inggris

Kerajaan Britania Raya alias Inggris menempati rangking ke-2 sebagai negara dengan warga bujang paling banyak di dunia. Sekitar 34 % rumah tangga di Inggris terdiri dari 1 pribadi saja. Jumlah ini sudah bertambah cukup berarti semenjak tahun 1990-an, yakni sekitaran 50 %. Premi property di wilayah padat warga yang jadikan ongkos hidup di beberapa kota besar Inggris tinggi sekali disinyalir sebagai salah satunya pemicu intinya. Karena sekitaran 2,lima juta orang Inggris mempunyai rumah sendiri tapi hidup seorang diri. Karena mungkin pernikahan bukan terhitung investasi yang lumayan menjanjikan untuk masyarakat negara tempat asalnya David Beckham ini?

13. Swedia

Cukup mengagetkan, rupanya rangking pertama kali dalam daftar ini malah ditempati oleh Swedia. Sekitaran 47 % dari warga berumur dewasa di situ banyak yang memutuskan untuk melajang dalam pengertian mereka tunda perkawinan, memutuskan untuk hidup bersama tanpa ikatan pernikahan, atau bahkan juga memutuskan untuk hidup betul-betul sendirian. Nampaknya bersamaan dengan kenaikan tingkat hidup di negara ini, independensi mulai jadi etika hidup untuk beberapa warganya, khususnya yang tinggal di beberapa kota besar.

Tersebut 13 negara yang warganya paling kesepian di dunia.

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama