Wall Street Ambrol Kembali , Ketekan Jeblok nya Performa FedEX

Wall Street dibuka jeblok di awal perdagangan Jumat (16/9/2022) karena prospek kinerja FedEx yang melorot karena penekanan ekonomi global. Mencuplik Yahoo Finance, S&P 500 turun 1,2 % di awal perdagangan, Dow Jones Industrial Average turun 1,1 % , Nasdaq Composite yang penuh korporasi tehnologi , jatuh 1,6 % . FedEx (FDX) tutorial menarik satu tahun penuh Kamis malam dan menyampaikan pesan tentang prospek penghasilan nya yang membuat saham turun . Saham FDX jeblok lebih dari 20 % pada awal sesi perdagangan hari Jumat.

"Volume global turun karena tren ekonomi makro lebih buruk secara berarti diakhir kwartal , baik secara internasional atau di AS." CEO FedEx Raj Subramaniam menjelaskan dalam sebuah pengakuan penghasilan.

Dengan laporan kwartal ke-3 sewaktu-waktu lagi , beberapa pakar taktik sudah lebih buruk dari harapan penghasilan mereka dan prediksi mereka . Berdasar data dari FactSet Research, harapan perkembangan penghasilan untuk S&P 500 naik 3,7 % untuk kwartal ke-3 , turun tajam dari harapan perkembangan 9,8 % di akhir Juni. ini sudah III harapan penghasilan kwartal sepanjang 2-3 bulan akhir untuk tiap di S &P 500 bidang energi , dan 7 bidang dalam indeks saat diprediksi pengurangan penghasilan tahun -ke-tahun.

Pimpinan ekuitas AS Morgan Stanley Michael Wilson,menjelaskan jika sementara paruh pertama tahun ini dibuat oleh inflasi dan peraturan Federasi Reserve yang hawkish , bekasnya akan ditentukan oleh perkembangan yang melamban dan lemahanpenghasilan . "Sementara mengaku performa jelek dalam ekuitas tahun ini, kami tidak muncul pasar betul akan usai hasil bila hasil penghasilan kami," kata Wilson dalam catatan belakangan ini ke klien .Wall Street Tipis , Bidang Energi S&P500Paling Gagah Beberapa saham Wall Street kuat tipis pada Kamis pagi WIB dengan saham energi jadi yang paling gagah . Indeks Dow Jones Industrial Average terangkut 30,12 poin atau 0,10% , jadi tinggal di 31.135,09 point sebelum turun lebih dari 200 point di status paling rendah sesi . Indeks S&P 500kuat 13,32 poin atau 0,34 % , jadi usai di 3.946,01 poin . Index Komposit Nasdaq naik 86,10 poin atau 0,74 % ,di 11.719,68 poin . Dari 11 bidang khusus S&P 500, saham energi temukan yang mendapat prosentase peningkatan paling tinggi , dinilai oleh peningkatan harga minyak mentah karena kekuatiran suplai semakin ketat . Indeks Ke-3 khusus labil selama siang hari , tapi akhirnya usai di daerah positif. Mereka tidak berhasil memperoleh kembali dasar yang memiliki arti yang hilang dalam pencarian Selasa (13/9/2022), yang mengurangi prosentase paling besar mereka dalam lebih dari 2 tahun.

" Ini hari yang membahagiakan , sebelum alam pukulan besar tempo hari ," kata Kepala Taktik Pasar Carson Grup , Ryan Detrick, di Omaha, Nebraska diambil dari Di antara , ( 15/9/2022 ) Data Index Harga Produsen (IHP) Departemen Tenaga Kerja landing dekat sama kesepakatan kesepakatan dan memberi beberapa kontribusi sebelum angka Index Harga Customer (IHK) yang mengguncangkan pasarSelasa (13/9/2022), lebih panas dari yang diprediksi.

" Pembicaraan inflasi bersambung dan tempo hari pengingat akan keras jika ini adalah pertarungan yang susah dan The Fed tetap harus agresif untuk batasi harga inflasi yang semakin meningkat semakin meluas yang kita saksikan ," lebih Detrick . Laporan IHP penawaran inflasi jika inflasi pada pelintasan yang lamban dan turun . _ Namun tetap ada jalan panjang saat sebelum target inflasi tahunan Reserve rerata 2,0 % , dan sementara pasar keuangan sudah tercapai peningkatan suku bunga minimal 75 pangkalan point di akhir tatap muka peraturan FOMC pekan kedepan , mereka menyaksikan peluang 28 % untuk peningkatan 100 pangkalan point memiliki ukuran super, menurut alat FedWatch CME.

Wall Street Rebound, Dampak Inflasi AS Mulai Dingin

Wall Street alami kenaikan pada awal perdagangan Rabu (14/9/2022), sebelum tempo hari jeblok ketekan kenaikan data inflasi AS. Wall Streer buka sesi perdagangan Rabu semakin tinggi karena investor mulai sebelum saham alami hari terjelek semenjak Juni 2020 tempo hari , mencuplik Yahoo Finance. Tidak lama sebelum bel pembukaan di hari Rabu, S&P 500 naik 0,3 % , Dow naik 0,1 % , dan Nasdaq yang penuh emiten tehnologi naik 0,3 %.

Di hari Selasa, Nasdaq turun lebih dari 5 % dan S&P 500 kehilangan lebih dari 4 % , sebelum data inflasi AS yang lebih panas dari prediksi untuk Agustus peluang buka kesempatan peningkatan suku bunga The Fed 0,75 % bulan ini.

Index Harga Customer (IHK) atau CPI untuk Agustus mengulang harga customer naik 0,1 % dari bulan awalnya dan 8,3 % dari tahun awal kemarin mengalahkan harapan untuk pengurangan bulan ke bulan dan peningkatan 8,1 % dari tahun kemarin . "CPI Laporan ini tempatkan udara dingin pada cerita pasar bangunan jika kekuatan kelonggaran data inflasi bisa memberi pelindungan Federasi Reserve (Fed) untuk menurunkan kampanye pengetatan agresifnya," catat Keith Lerner, kepala taktik pasar di Truist Advisory Services , dalam catatan untuk klien Rabu pagi . Pada Rabu pagi, investor memprediksi peluang sekitaran 30 % dari bank sentra meningkatkan suku bunga nomor 1 00 pangkalan poin kedepan karena penekanan pada jumlah kantong yang lebih hemat untuk mengakar.

Dalam performa belakangan ini , Powell menjelaskan The Fed akan meningkatkan suku bunga " sampai selesai " bawa inflasi kembali lagi ke target 2 % . Pada Agustus, inflasi pokok - tanda khusus Fed karena menghilangkan ongkos volatilitas makanan dan gas - 6,3 % dibanding awal tahun.

Wall Street Terjun Bebas, Tulis Hari Terjelek semenjak Juni 2020 Bursa saham Amerika Serikat di Wall Street, New York turun tajam di akhir perdagangan Selasa (13/9/2022) waktu sebelum laporan inflasi yang mengagetkan karena Indeks Harga Pelanggan naik lebih dari prediksi aktor pasar. Indeks Ke-3 saham referensi menulis pengurangan terjelek semenjak Juni 2020. Mencuplik Bloomberg, Rabu (14/9/2022), indeks Dow Jones Industrial Average3,94 % atau 1.276,37 , S&P 500 melorot 4,32 % atau 177,72 ke 3.932, 69, dan Nasdaq amblas 5,16 % atau 632,84 ke 11.633,57. Selasa Mengidentifikasi ke-7 kali di tahun ini Nasdaq turun 4 % atau lebih , berdasar data Bespoke Investment Grup. Tidak ada pengurangan sama ukuran yang tercatat pada tahun kemarin , sementara 10 kali sempat terjadi pada 2020.

Agen Statistik Tenaga Kerja melaunching Index Harga Customer (CPI) untuk Agustus awalnya Selasa, yangharga naik 8,3 % dibandingkan tahun awalnya dan 0 , 1 % dibanding bulan awal . Sebagai pembeda ,beberapa ekonom memprediksi peningkatan inflasi 8,1 % secara tahunan dan pengurangan 0,1 % dibandingkan bulan awal.

Angka ini mengidentifikasi beberapa moderasi dalam peningkatan harga, yang capai level paling tinggi empat dasawarsa awalnya tahun ini, tapi pengurangan yang lebih kecil dari prediksi ini kemungkinan akan meningkatkan suku bunga 0,75 % kembali dari Federasi Reserve pada tatap muka peraturan nya pekan kedepan.

Pada inflasi pokok , yang tidak terhitung biaya makanan dan energi yang lebih naik , harga naik 6,3 % dibanding tahun kemarin untuk Agustus dan 0,3 % dibanding bulan awal . peningkatan inflasi pokok yangkonstan datang dari biaya rumah , yang naik 0,7 % dibanding bulan awalnya untuk Agustus, paling besar semenjak Januari 1991. Ongkos rumah meliputi sekitaran sepertiga dari CPI.

Inflasi khusus sudah mencapai puncak tapi , dalam pertanda yang terang jika keperluan untuk meningkatkan suku bunga tidak menyusut , CPI pokok satu kali lagi bertambah , dipastikan karakter yang paling lekat dari inflasi AS," kata Seema Shah, kepala taktik global Investor Global Khusus , mencuplik Yahoo Finance, Rabu (14/9/2022).Susul laporan laporan inflasi AS, data dari CME Grup memandang investor memandang peluang 82 % peningkatan suku bunga 0,75 % pada pekan kedepan dan kesempatan 18 % peningkatan suku bunga nomor 1 % Minggu kemarin ,data ini menggambarkan pembelahan 75 % -25 % di antara peningkatan suku bunga 75 pangkalan point dan 50 pangkalan point.

Gerakan di sudut tikungan pemerintahan AStajam pada Selasa, dengan imbal hasil tenor sepuluh tahun naik jadi sekitaran 3,44 % sementara imbal hasil tenor dua tahun naik 15 pangkalan point sampai dengan tinggi 3,72 %.

Di informasi korporasi, Peloton (PTON) jadi perhatian sebelum informasi Senin sore jika salah satu dari para pendiri John Foley memundurkan diri dari dewan, beberapa waktu sebelum Peloton mengaryakan bekas eksekutif Spotify Barry McCarthy sebagai CEO. Saham jeblok 10,3 perse pada perdagangan Selasa karena tindakan jual yang bertambah luas di pasar yang terjadi.

Saham Rent the Runway (RENT) 38 % sebelum perusahaan melorot lebih dari satu tahun penuh dan umumkan tutorial 24 % tenaga kerja , dengan argumen, keadaan makro yang memiliki potensi tambah jelek . Sepanjang beberapa minggu di depan , tindakan pasar akan didukung seluruhnya oleh The Fed dan lingkungan makro, tapi musim penghasilan kwartal ke-2 secara cepat . Setelah kita melalui laporan inflasi CPI dan PPI minggu ini dan tatap muka FOMC pekan kedepan , katalis pasar khusus selanjutnya adalah penghasilan kwartal III/2022," kata Nicholas Colas dari DataTrek.

Belum ada Komentar untuk "Wall Street Ambrol Kembali , Ketekan Jeblok nya Performa FedEX"

Posting Komentar

Jangan Merubah Kode Ini

Jangan Merubah Kode Ini

Jangan Merubah Kode Ini

Jangan Merubah Kode Ini