Pangeran William Memperoleh Peninggalan Tanah Duchy of Cornwall Sebesar Rp17,98 triliun dari Raja Charles III

Pangeran William sebagai ahli waris takhta Kerajaan Inggris memperoleh peninggalan property sebesar Rp17 triliun selesai Charles naik takhta jadi Raja Inggris yang baru gantikan Ratu Elizabeth II yang meninggal dunia pada Kamis, (8/9/2022). Pangeran Charles sekarang sudah raih takhta paling tinggi sebagai Raja Charles III. Sementara gelar Duke of Cornwall dan Prince of Wales nya itu sekarang diturunkan ke putranya, Pangeran William. Diambil dari Pengusaha, Senin (19/9/2022) gelar baru sebagai Duke of Cornwall William membawa pada peninggalan tanah Duchy of Cornwall sebesar US$1,2 miliar atau sama dengan Rp17,98 triliun (kurs Rp14.990). Peninggalan tempat itu jadikan Pangeran William sebagai salah satunya pemilik tanah paling besar di Inggris. Tempat perkebunan Duchy of Cornwall sudah berumur 685 tahun yang dibangun oleh Raja Edward III di tahun 1330-an. Tempat itu mempunyai luas sekitaran 128.000 acre atau sama dengan 52.450 hektar yang disebut tempat terluas di daerah barat daya Inggris.

Berdasar laporan CTV News, teritori itu mencapai 20 kabupaten di Inggris dan Wales dengan 13 % tanah yang berada di Cornwall. Adapun teritori itu meliputi tempat peternakan, property komersil, dan residensial. Tempat itu tidak dikenai ongkos pajak pendapatan karena dipandang seperti property kerajaan. Walau sebenarnya, berdasar laporan keuangan tahunan perkebunan pada tahun 2022, penghasilan yang didapat Raja Charles dari tempat itu sebesar £21 juta atau Rp357,9 miliar.

Menurut situs Prince of Wales menjelaskan penghasilan dari tempat itu sudah dan akan dipakai untuk memodali aktivitas khalayak, swasta, dan amal. Di lain sisi, diambil dari CNN Business, Raja Charles III mendapatkan peninggalan dari Ratu Elizabeth II yakni Crown Estate sebesar US$19 miliar atau Rp284,8 triliun yang disebut kekayaan paling besar dari asset property keluarga. Teritori Crown Estate meliputi mayoritas property di pusat Kota London dan dasar laut disekitaran Inggris, Wales, dan Irlandia Utara. Semenjak tahun 1760, dijumpai semua keuntungan sudah di berikan ke pemerintahan dengan imbalan setengah yang dikatakan sebagai sovereign grant. Pengendaliannya dilaksanakan oleh kepala eksekutif dan komisaris atau direktur non-eksekutif yang dipilih oleh Raja atas referensi Pertama Menteri.

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama