Ferdy Sambo Sah Dikeluarkan, Ini 7 Pelanggaran Etik yang Dilakukan

Bekas Kepala Seksi Karier dan Penyelamatan (Kadiv Propam) Polri Irjen Ferdy Sambo sah dikeluarkan secara tidak hormat oleh Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), ini hari, Senin (19/9/2022). Pemberhentian itu sebagai dari hasil penampikan permintaan banding yang disodorkan Ferdy Sambo dalam sidang KKEP pada 25-26 Agustus 2022. 

"Menampik permintaan banding pemohon banding," kata pimpinan sidang komisi banding Inspektur Pemantauan Umum (Irwasum) Polri Komjen Agung Budi Maryoto di Mabes Polri, Jakarta, Senin (19/9/2022). 

"Memperkuat keputusan sidang komisi etik Polri tanggal 26 Agustus 2022 atas nama pelanggar Ferdy Sambo," tambah Agung. Sidang banding Ferdy Sambo dipegang oleh Inspektur Pemantauan Umum (Irwasum) Polri Komjen Agung Budi Maryoto. Sudah diketahui, Ferdy Sambo sebagai dalang dari kasus pembunuhan merencanakan yang tewaskan Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J pada 8 Juli 2022. Lantas, apa pelanggaran yang sudah dilakukan Sambo?

Ferdy Sambo dijumpai sudah kembali diputuskan sebagai terdakwa berkaitan obstruction of justice atau merintangi penyelidikan Brigadir J. Dari penyelidikan kasus itu, Sambo sudah menyalahi kaidah dalam kasus kasus pembunuhan merencanakan pada Brigadir J.

1. Pasal 13 ayat 1 PP 1/2003 juncto Pasal 5 ayat 1 huruf B Perpol 7/2022

Bunyi: Anggota Kepolisian RI bisa dihentikan tidak hormat dari dinas Polri karena menyalahi sumpah atau janji anggota Polri, sumpah atau janji kedudukan, dan atau kaidah Polri juncto tiap petinggi Polri dalam norma kelembagaan harus meningkatkan dan menjaga citra, kesolidan, integritas, rekam jejak, dan kehormatan.

2. Pasal 13 ayat 1 PP 1/2003 juncto Pasal 8 huruf C Perpol 7/2022

Bunyi: Anggota Kepolisian RI bisa dihentikan tidak hormat dari dinas Polri karena menyalahi sumpah atau janji anggota Polri, sumpah atau janji kedudukan, dan atau kaidah Polri juncto tiap petinggi Oolri dalam norma kepbribadian harus jujur, bertanggungjawab, disiplin, adil, perduli, tegas, dan humanis. 3. Pasal 13 ayat 1 PP 1/2003 juncto Pasal 8 huruf C angka 1 Perpol 7/2002 Bunyi: Anggota Kepolisian RI bisa dihentikan tidak hormat dari dinas Polri karena menyalahi sumpah atau janji anggota Polri, sumpah atau janji kedudukan, dan atau kaidah Polri juncto tiap petinggi Polri dalam norma personalitas harus mematuhi dan menghargai etika hukum.

4. Pasal 13 ayat 1 PP 1/2003 juncto Pasal 10 ayat 1 huruf F Perpol 7/2022

Bunyi: Anggota Kepolisian RI bisa dihentikan tidak hormat dari dinas Polri karena menyalahi sumpah atau janji anggota Polri, sumpah atau janji kedudukan, dan atau kaidah Polri juncto tiap petinggi Polri dalam norma kelembagaan dilarang lakukan musyawarah pelanggaran kepp, atau disiplin atau tindak pidana.

5. Pasal 13 ayat 1 PP 1/2003 juncto Pasal 11 ayat 1 huruf A Perpol 7/2022

Bunyi: Anggota Kepolisian RI bisa dihentikan tidak hormat dari dinas Polri karena menyalahi sumpah atau janji anggota Polri, sumpah atau janji kedudukan, dan atau kaidah Polri juncto tiap petinggi polri sebagai atasan dilarang beri perintah yang berlawanan dgn etika hukum, agamam dan kesusilaan.

6. Pasal 13 ayat 1 PP 1/2003 juncto Pasal 11 ayat 1 huruf B Perpol 7/2022

Bunyi: Anggota Kepolisian RI bisa dihentikan tidak hormat dari dinas Polri karena menyalahi sumpah atau janji anggota Polri, sumpah atau janji kedudukan, dan atau kaidah Polri juncto tiap petinggi Polri yang berkekedudukan sebagai atasan dilarang memakai kuasanya secara tidak bertanggungjawab.

7. Pasal 13 ayat 1 PP 1/2003 juncto Pasal 13 huruf M Perpol 7/2022

Bunyi: Anggota Kepolisian RI bisa dihentikan tidak hormat dari dinas Polri karena menyalahi sumpah atau janji anggota Polri, sumpah atau janji kedudukan, dan atau kaidah Polri juncto tiap petinggi Polri, dalam norma personalitas dilarang bertindak kekerasan, berperangai kasar, dan tidak pantas. Ke-7 kaidah itu mengarah pada ketentuan yang tercantum pada Ketentuan Pemerintahan Nomor 1 Tahun 2003 mengenai Penghentian Anggota Kepolisian RI dan Ketentuan Kepolisian Nomor 7 Tahun 2022 mengenai Code Etik Karier dan Komisi Code Etik Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Belum ada Komentar untuk "Ferdy Sambo Sah Dikeluarkan, Ini 7 Pelanggaran Etik yang Dilakukan"

Posting Komentar

Jangan Merubah Kode Ini

Jangan Merubah Kode Ini

Jangan Merubah Kode Ini

Jangan Merubah Kode Ini