Tips dan Trik Melunasi KPR Rumah Dengan Cepat

Pinjaman konstruksi dapat dilunasi dengan cepat. Jangka waktu pinjaman 15 tahun telah dikurangi menjadi hanya 5 tahun. Bagaimana? Apa pro dan kontra?

1. Lakukan Setelah 5 Tahun Kredit

Alasannya karena sebelum lima tahun bank akan mengenakan denda atas pelunasan dipercepat. Dendanya cukup besar.

Denda tersebut paling besar di KPR Syariah, lalu lebih rendah di KPR konvensional.

Bahkan ketentuan di beberapa bank, debitur tidak bisa melunasi pinjaman KPR sebelum 5 tahun.

Jadi, untuk lebih amannya, peminjam mengajukan pelunasan dipercepat setelah 5 tahun masa pinjaman. 

Untuk lebih pastinya, peminjam perlu mengecek di perjanjian kredit KPR soal pelunasan dipercepat. Dalam perjanjian kredit, bank menyebutkan syarat dan ketentuan, termasuk denda, bagi debitur yang ingin melunasi KPR lebih cepat.

2. Siapkan Tabungan Rutin

Langkah pertama untuk bisa melakukan pelunasan adalah mulailah dengan menabung secara rutin. Tabungan dipersiapkan untuk nanti bisa membayar pokok pinjaman lebih cepat.

Yang perlu diperhatikan adalah bagaimana mempersiapkan tabungan tersebut. Perlu diingat bahwa tabungan ini diluar dari pembayaran cicilan KPR setiap bulan.

Beberapa langkah menabung yang bisa dilakukan adalah:

- Membuat budget khusus setiap bulan dari gaji yang disisihkan khusus untuk pelunasan KPR.

- Mengumpulkan penghasilan di luar gaji, seperti bonus, tunjangan khusus, THR untuk pelunasan KPR.

Memang dibutuhkan disiplin keuangan untuk bisa mengumpulkan tabungan buat pelunasan KPR. Karena itu, pembuatan budgeting biasanya akan membantu mencapainya.

3. Simpan di Deposito

Setelah bisa menabung, pertanyaan selanjutnya adalah dimana menempatkan uang hasil tabungan tersebut. Beberapa hal yang bisa menjadi pertimbangan, yaitu:

- Disimpan terpisah

- Memilih instrumen keuangan.

Pertama, kita harus menyimpan tabungan ini terpisah, agar benar - benar uangnya tidak diambil untuk kepentingan lain. Menyimpan terpisah ini penting karena banyak yang gagal menahan diri untuk tidak menarik yang tabungan, ketika disimpan bersama dengan uang sehari - hari.

Kedua, instrumen yang dipilih untuk menyimpan harus yang aman, yaitu deposito. Karena tujuannya adalah supaya saatnya nanti uangnya tersedia dan tidak berkurang.

Makanya, sebaiknya jangan tempatkan di instrumen beresiko, seperti saham, Reksadana saham, forex, crypto. Bahkan, reksadana pendapatan tetap juga jangan karena punya risiko nilai uang berkurang karena resiko investasi.

4. Hitung Denda

Saya pernah menghitung di pinjaman KPR saya soal besarnya denda untuk melakukan pelunasan dipercepat. Jumlah dendanya cukup besar.

Karena jumlah denda yang besar, mereka yang ingin melunasi lebih cepat perlu menghitung besarnya denda. Tujuannya, agar bisa mempersiapkan uang tambahan untuk membayar denda.

5. Amati Pokok Pinjaman

Dalam pelunasan dipercepat, jumlah yang peminjam harus bayar adalah sisa pokok pinjaman. Setiap bulan peminjam membayar cicilan yang terdiri dari pokok dan bunga.

Cicilan yang dibayar akan mengurangi porsi pokok dan porsi bunga. Di awal masa tenor kredit, porsi untuk pembayaran bunga dalam cicilan lebih besar, lalu seiring waktu porsi bunga menurun dan porsi pokok pinjaman meningkat.

Kalau berencana melakukan pelunasan, debitur harus melihat sisa pokok pinjaman. Karena jumlah ini yang nanti, mereka harus lunasi.

6. Hitung Kebutuhan Dana

Berapa uang yang perlu disiapkan untuk melunasi KPR lebih cepat?

Peminjam bisa dengan mudah menghitung atau membuat estimasinya, dengan melihat kapan ingin melunasi dan berapa sisa pokok pinjaman pada saat itu. Sisa pokok pinjaman ini dan dendanya (jika ada), yang peminjam harus bayar untuk melunasi pinjaman KPR.

Bank menyediakan simulasi sisa pokok pinjaman setiap bulan. Simulasi dilampirkan dalam perjanjian kredit.

Debitur bisa menghitung menggunakan simulasi ini untuk tahu berapa estimasi target  sisa pokok pinjaman yang harus dibayar.

Untung Rugi Pelunasan KPR Dipercepat

Beberapa hal yang penting untuk peminjam cermati dalam melakukan pelunasan di percepat.

a. Keuntungan

- Hilangnya beban cicilan KPR setiap bulan, yang seharusnya dibayar dalam waktu lama, sampai 15 tahun, sekarang sudah lunas

- Punya rumah yang sudah lunas. Pasti perasaan lebih tenang dan lega, bisa tinggal di rumah sendiri yang tidak KPR lagi.

- Pegang sertifikat rumah karena selama kredit sertifikat dipegang oleh bank dan bukan oleh pemilik

- Jika terjadi sesuatu yang tidak terduga, seperti PHK, bisnis turun, tidak adanya beban pinjaman akan sangat meringankan keuangan.

b. Kelemahan

- Perlu disiplin keuangan yang ketat untuk bisa menyisihkan tabungan guna membayar lunas

- Buat yang gajinya relatif masih kecil, sangat tidak mudah menyisihkan uang lagi diluar cicilan KPR untuk menabung pelunasan.

- Kebutuhan untuk melunasi cepat KPR rumah tidak besar jika mengingat bahwa kenaikkan harga rumah setiap tahun di atas bunga pinjaman.

- Harus membayar denda pelunasan dipercepat yang jumlahnya tidak kecil.

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama