Penyebab Saraf Kejepit dan Cara Mengatasinya dengan Cepat

Saraf Kejepit adalah Saraf yang memiliki peranan penting dalam tubuh. Melalui sistem saraf, komunikasi antara tubuh dan otak berjalan lancar. Hanya saja, saraf bisa mengalami gangguan, termasuk saraf kejepit. Apa sebenarnya kondisi tersebut, apa penyebab dan bagaimana cara mengatasinya?

Beberapa kondisi yang dapat menyebabkan jaringan menekan saraf adalah:

1. Terluka

- Postur tubuh yang tidak baik dapat menambah tekanan pada tulang belakang dan saraf.

- Rematik atau arthritis pergelangan tangan.

- Stres dari pekerjaan yang berulang-ulang.

- Aktivitas olahraga yang rentan cedera.

- Berat badan yang berlebihan juga menekan saraf.

Dalam beberapa kasus, salah satunya adalah carpal tunnel syndrome, suatu kondisi yang terjadi pada jari dan menyebabkan kesemutan. Beberapa jaringan, seperti hipertrofi dan penebalan tulang, membantu memberi tekanan pada saraf, akhirnya menekannya. Umumnya, kasus carpal tunnel syndrome dialami oleh wanita.

Lalu, Bagaimana Cara mengatasinya?

1. Kompres dengan Air Dingin dan Hangat

Cara lain untuk mengatasi saraf kejepit adalah dengan mengompres leher dengan air hangat dan dingin secara bergantian.

Cara ini dapat membantu mengurangi pembengkakan dan peradangan pada saraf, karena kombinasi suhu panas dan dingin mampu melancarkan sirkulasi darah ke area nyeri.

Kompres bagian leher dengan air hangat selama 15 menit lalu air dingin secara bergantian.

2. Obat Pereda Nyeri

Salah satu cara paling umum yang dapat dilakukan apabila Anda mengalami saraf kejepit adalah dengan meminum obat anti nyeri, contohnya aspirin, ibuprofen atau naproxen yang dapat mengurangi peradagan di saraf sehingga mengurangi rasa nyeri.

Namun obat-obatan ini hanya dapat mengatasi rasa nyeri sementara. Pada kasus yang lebih serius, Anda sebaiknya menjalani pengobatan lebih lanjut seperti suntik steroid di lamina, foramen atau bagian tulang belakang.

3. Tidur yang Cukup

Kompresi saraf sering terjadi pada orang yang tidak cukup istirahat. Karena itu, jika saraf tertekan, cobalah untuk tidur atau istirahat dan jangan memaksakan diri untuk melanjutkan.

Pastikan Anda tidur dengan cukup setiap harinya dengan posisi yang nyaman agar mengurangi rasa nyeri pada leher.

4. Olahraga dengan Rutin

Seperti yang kita tahu, olahraga adalah salah satu aktivitas yang bermanfaat bagi kesehatan tubuh, baik untuk mencegah datangnya penyakit atau menyembuhkannya.

Begitu juga dengan saraf kejepit, cobalah untuk menerapkan hidup sehat dengan cara berolahraga dengan rutin. Beberapa olahraga yang cocok untuk menyembuhkan saraf kejepit adalah berjalan, bersepeda atau berenang.

Selain itu, Anda juga dapat melakukan peregangan yang dapat melemaskan otot dan meredakan saraf kejepit. Caranya cukup mudah.

Duduk tegak di kursi, letakkan tangan kanan di bawah paha, dan angkat tangan kiri di atas kepala hingga menyentuh telinga kanan.

Tarik kepala ke arah kiri dan tahan selama 30 detik. Ulangi dengan sisi berlawanan. Peregangan ini cukup bermanfaat untuk meredakan saraf kejepit jika rutin dilakukan.

Kesimpulan

Untuk beberapa kasus saraf kejepit yang sudah sangat serius, maka tidak ada cara lain yang dapat dilakukan selain pembedahan.

Hal ini dilakukan untuk mencegah saraf kejepit menjadi semakin parah dan berakibat buruk pada jaringan lainnya pada tubuh.

Itulah beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk mengatasi saraf terjepit. Selalu jaga kesehatan Anda. Semoga tips di atas membantu.

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama