Keluarga Mengungkapkan Foto-Foto Bharada Eliezer Yang Mencari Perlindungan Hukum

Bharada Richard Eliezer Pudihang Lumiu atau Bharada E telah muncul sebagai salah satu tersangka  kasus pembunuhan Brigjen Noprianyah Yoshua Hutabarat di penampungan mantan Inspektur Jenderal Departemen Propam  Ferdy Sambo. 

Jadi bagaimana citra Bharada E di mata keluarga? 

Sepupu Bharada E, Tasya, mengatakan kepada detikSulsel bahwa Bharada E adalah karakter yang dikenal memiliki karakter yang baik di mata keluarganya. Ia juga dikenal karena kecintaannya pada alam, yang membuatnya menjadi pelatih penjaga pantai vertikal.

“Dia anak yang baik, dia mendengarkan orang tuanya, dia baik, dia peduli pada lingkungan, dia termasuk komunitas yang mencintai alam dan dia juga bertanggung jawab,” kata Tasya.

Ia mengaku  tinggal bersama Eliezer sejak kecil, hingga remaja di Manado. Tasya mengenang, sebelum menjadi anggota Brimob, Bharada E  bekerja di beberapa tempat. 

Eliezer juga  bekerja sebagai sopir untuk membantu ayahnya dalam bisnis. Selain itu, ia sering membantu ayahnya mengangkut barang. 

“Pokoknya anak-anak patuh (perintah orang tua) dan suka membantu orang tua. Dia secara pribadi adalah panutan bagi saya," katanya.

Ketaatan Beragama

Tak hanya itu, Tasya juga menyebut Eliezer sebagai penganut agama. Dia sering mengucapkan Selamat Natal kepada keluarganya dan memposting foto ke gereja. 

“Di keluarga kami, dia adalah salah satu anak terbaik, dia juga anak yang sukses dan memiliki suara yang bagus. Pernah nyanyi di TVRI, bisa panjat juga,” jelasnya. 

Pihaknya berharap agar diberikan perlindungan hukum kepada Bharada E. Ini juga disebut keluarga harapan di Manado.



“Kami hanya memohon perlindungan kakak saya, menurut hukum, karena kami hidup berdasarkan aturan hukum. Tuhan terikat untuk membuka segalanya, apa pun yang terjadi. Jadi kami membiarkan semuanya pergi. Tolong lindungi hak asasi manusia untuk saudara saya dan saudara saya. keluarganya,” katanya.

Bharada E adalah tersangka dalam kasus Brigadir J 

Bharada E diketahui sebagai tersangka pembunuhan setelah sebelumnya dituduh melakukan tindakan main hakim sendiri sehubungan dengan kematian Brigjen J di kediaman resmi Inspektur Jenderal Ferdy Sambo. 

Selain didakwa dengan pembunuhan, Bharada E juga didakwa dengan partisipasi. Setelah pengakuan Bharada E saat mendekam di Unit Reserse Kriminal, misteri di balik kematian Brigjen J semakin menemukan secercah harapan.

Selain Bharada E, 3 tersangka lainnya juga menjadi tersangka dalam kasus ini, yakni Brigadir Jenderal RR, K dan Irjen Ferdy Sambo, yang  kemudian diidentifikasi sebagai dalang kematian Brigadir Joshua atau Brigadir J.

Selain kasus penembakan polisi, Bharada E juga mencari perlindungan hukum dari Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) dengan menjadi Justice Associate (JC).

Belum ada Komentar untuk "Keluarga Mengungkapkan Foto-Foto Bharada Eliezer Yang Mencari Perlindungan Hukum"

Posting Komentar

Jangan Merubah Kode Ini

Jangan Merubah Kode Ini

Jangan Merubah Kode Ini

Jangan Merubah Kode Ini