Dibintangi Oleh Kim Sejeong dan Nam Yoonsu, Rating "Today's Webtoon" Terus Menurun dan Disebut Netizen Flop?

Drama "Today’s Webtoon" yang dan Nam Yoonsu tengah menjadi topik hangat di kalangan netizen Korea atas ratingnya yang terus menurun. Drama ini berkisah tentang seorang wanita yang berjuang bersama dengan rekan kerjanya untuk menjadi editor webtoon sejati setelah bergabung dengan departemen editorial webtoon.

Dalam situs Theqoo, OP mengunggah rating setiap episode dari drama ini. Dimulai dari mendapatkan rating 4,0 di episode pertama, drama ini terus mendapatkan rating buruk pada episode-episode selanjutnya hingga mendapatkan rating 1,5 di episode 10. Itu adalah rating terendahnya.

Begini Tanggapan Netizen:

1. Aku mengatakan untuk setiap remake, tolong buat ulang dengan benar (T/N: Ini adalah remake dari drama Jepang berdasarkan seri manga Jūhan Shuttai). Silakan pilih pekerjaan yang akan dibuat ulang dengan benar juga. Karya aslinya bahkan tidak begitu populer dan itu hanya drama penyembuhan sederhana jadi ada apa dengan keberaniannya? Ada terlalu banyak lubang plot. Dialognya juga klise. Plotnya terlalu tidak alami. Karakternya tanpa pesona. Aku tidak tahan menonton 4 episode terakhir. Para aktornya tidak bersalah tapi penulisnya benar-benar perlu merenung dan berpikir jernih... Aku benar-benar sangat sedih.

2. Tak satu pun dari mereka yang bisa berakting.

3. Jadi mereka akhirnya mencapai angka 1%. Yang lebih menakutkan adalah bahwa ada begitu banyak episode yang tersisa sehingga ini bahkan mungkin bukan peringkat terburuk mereka. Mereka memiliki 16 eps. total

4. Drama Jumat-Sabtu SBS mencapai 1%.. heol..

5. Sebelum mengatakan bahwa kita bisa mempercayai Kim Sejeong, aktingnya terlalu mirip di semua karyanya dan dia tidak memiliki pesona dalam hal ini.

6. Aku menyukai drama aslinya tetapi yang ini tidak memiliki vibes yang sama.

7. Aku menonton tayangan ulang dan sepertinya mereka memaksa kami untuk merasa emosional jadi aku mengganti saluran..


Trans and Written by Panncafe

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama